Berita Tanjab Timur

Pengendara Motor Sering Terjatuh, Dampak Reotnya Jembatan Penghubung di Nipah Panjang, Tanjab Timur

Pengendara Motor Sering Terjatuh, Dampak Reotnya Jembatan Penghubung di Nipah Panjang, Tanjab Timur

Pengendara Motor Sering Terjatuh, Dampak Reotnya Jembatan Penghubung di Nipah Panjang, Tanjab Timur
Tribunjambi/Abdullah Usman
Pengendara Motor Sering Terjatuh, Dampak Reotnya Jembatan Penghubung di Nipah Panjang, Tanjab Timur

Pengendara Motor Sering Terjatuh, Reotnya Jembatan Penghubung di Nipah Panjang, Tanjab Timur

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kondisi jembatan penghubung di kawasan padat pemukiman di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) masih banyak dijumpai dengan kondisi memprihatinkan. Satu diantaranya di Kecamatan Nipah Panjang.

Keberadaan jembatan penghubung di RT 2 dengan RT 3 RW 4 di Kelurahan Nipah Panjang ll, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) sangat memprihatinkan.

Cik Ali, warga setempat mengatakan, meskipun kondisi jembatan sangat memprihatinkan dan membahayakan, namun jembatan ini merupakan akses bagi masyarakat.

Baca: Ops Patuh Polres Sarolangun, Ada Kendaraan Dinas yang Mati Pajak, Ada yang Diganti dengan Plat Hitam

Baca: Jembatan Gentala Arasy Kondisinya Memprihatinkan, Perbaikan Butuh Anggaran Miliaran Rupiah

Baca: Minum Air Putih Hangat di Pagi Hari saat Perut Kosong Bisa Turunkan Berat Badan dan Obati Sembelit

Dan, merupakan akses alternatif yang selalu menjadi andalan masyarakat setempat. Selain untuk aktivitas sehari-hari juga sebagai akses menuju ke pasar dan sekolah.

Jembatan penghubung yang panjang sekira 38 meter dan lebar 3 meter tersebut jelas Cik Ali, sudah beberapa kali menyebabkan orang jatuh saat melintas menggunakan kendaraan roda dua.

"Bukan hanya reot bahkan sempat ada pengguna jalan yang melintas menjadi korban," ungkapnya.

Baca: Ayah Tiri di Jambi, Tega Cabuli Anak Tirinya, Dari 2017 Hingga April 2019

Baca: Tak Terima Pacar Menikah Dengan Orang Lain, Pria Ini Lakukan Hal Mengejutkan, Begini Endingnya!

Baca: Keliling Indonesia Demi Layanan Bertiga di Ranjang, Segini Tarif yang Dipatok Dua Wanita Ini!

Dirinya berharap, kalau jembatan itu dibangun baru dan permanen. Karena kalau dilakukan rehab saja, maka tidak akan bertahan lama.

"Contohnya sudah dua kali rehab, namun rusak lagi," bilangnya.

Menanggapi hal ini, Ketua RT 2 RW 4 Mael mengatakan, kondisi jembatan tersebut bisa dikatakan tidak layak lagi. Sebab kata dia, papan lantainya mulai rusak dan bahkan beberapa diantaranya sudah tidak beralaskan papan (hilang).

Selain itu, kondisinya saat ini sudah miring. Jika dilewati jembatan tersebut bergoyang. Sehingga warga yang melintas harus hati-hati.

"Tidak sedikit orang yang sudah jatuh saat melintasi jembatan tersebut," ujarnya.

Untuk pembangunan jembatan ini sudah sering diusulkan melalui Musrenbang, namun belum ada realisasinya.

"Harapan saya agar pemerintah segera membangunkan jembatan permanen yang baru. Tampaknya kondisi akan semakin memburuk. Jika tidak segera dilakukan pembangunan baru, takutnya papan yang menjadi dasar lantai berangsur rusak semua. Sehingga jembatan ini tak bisa lagi dilintasi," tuturnya.

Pengendara Motor Sering Terjatuh, Dampak Reotnya Jembatan Penghubung di Nipah Panjang, Tanjab Timur (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved