Tak Hanya Digilir Oleh Lima Pemuda, Seorang Gadis Ini Dirudapaksa di Rumah Kosong, Uang Juga Digasak

Ia menjadi korban perbuatan amoral dari lima pemuda yang menggilirnya di sebuah rumah sunyi di Kecamatan Manggala, Makassar.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
ilustrasi 

Tak Hanya Digilir Oleh Lima Pemuda, Seorang Gadis Ini Dirudapaksa di Rumah Kosong, Uang Juga Digasak

TRIBUNJAMBI.COM - Sungguh tragis nasib seorang gadis berusia 18 tahun berinisial SA.

Ia menjadi korban perbuatan amoral dari lima pemuda yang menggilirnya di sebuah rumah sunyi di Kecamatan Manggala, Makassar.

Kejadian tersebut dialami korban SA yang berasal dari Kabupaten Gowa, Selasa (27/8/2019) malam.

Atas apa yang dialaminya, SA kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Polrestabes Makassar.

Kemudian tim Jatanras Polrestabes Makassar langsung melakukan pengejaran untuk kelima pelaku.

Baca: Ending Cerita Horor KKN di Desa Penari yang Penuh Keganjilan, Bima dan Ayu Meninggal Hampir Bareng

Baca: Operasi Patuh 2019 Polres Sarolangun, Cek Endra: Plat Merah Juga Harus Pakai SIM & Bayar Pajak

Baca: Bupati Bersama Kapolres Tebo Pantau Kesiapan Pasukan Operasi Patuh Tahun 2019

Dua pemuda dari lima pelaku dibekuk tim Jatanras Polrestabes Makassar, Rabu (28/8/2019) dini hari tadi.

Firman Aling (18) dan Jelaryo (19) dibekuk tim Jatanras Polrestabes di Jl Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Firman merupakan warga Jalan Borong Jambu dan Jelaryo warga asal Gowa.

Penangkapan kedunya dibenarkan Kasatreskrim Polrestabes AKBP Indratmoko.

Dalam pemeriksaan di Polrestabes Makassar, keduanya mengakui ikut menggagahi seorang perempuan.

"Setelah jalani pemeriksaan, keduanya mengaku menggagahi seorang wanita 18 tahun," ujar Indratmoko.

"Mereka (pelaku Firman dan Jelaryo) kami amankan di jalan Antang, itu setelah kami terima laporannya," lanjutnya Rabu (28/8/2019) siang.

Sebelumnya, korban SA juga menyebutkan pelaku tindak pidana asusila, juga dilakukan Firman dan Jelaryo.

"Berdasarkan pengakuan korban SA saat melakukan pelaporan, keduanya adalah pelaku," jelas Indratmoko.

Baca: Bupati Bersama Kapolres Tebo Pantau Kesiapan Pasukan Operasi Patuh Tahun 2019

Baca: HEBOH Pria Ini Nekad Membawa 3 Istri di Hari Pelantikan Anggota DPRD! Baca di Sini!

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved