Berita Seleb
Siapa Sebenarnya Gundala? Karakter Superhero Indonesia Filmnya Tayang Perdana Hari Ini
Komik Gundala terbit perdana pada tahun 1969 dan karakter Gundala diciptakan oleh Harya Suraminata alias Hasmi.
Komik Gundala terbit perdana pada tahun 1969 dan karakter Gundala diciptakan oleh Harya Suraminata alias Hasmi.
TRIBUNJAMBI.COM - Anda pencinta film Indonesia? Film Gundala tayang perdana Kamis (29/8/2019).
Film besutan Joko Anwar ini diadaptasi dari sebuah komik ciptaan Hasmi.
Komik Gundala terbit perdana pada tahun 1969 dan karakter Gundala diciptakan oleh Harya Suraminata alias Hasmi, dimana Gundala merupakan superhero Indonesia dengan kearifan lokal.
Tokoh Gundala memiliki kekuatan dan karakter mirip dengan The Flash, jagoan DC Comics.
Ki Ageng Selo merupakan sosok sakti yang mampu menangkap petir dengan tangannya.
Nama Gundala sendiri diambil dari bahasa Jawa 'Gundolo' yang artinya petir.
Hotman Paris Kaget, Nikita Mirzani Naik Panggung Labrak Pengacara Kondang Elza Syarief
Cerita Ganjil KKN di Desa Penari Viral di Medsos, Kisah 6 Mahasiswa Mahasiswi hingga Meninggal
Siapa Sebenarnya Widya? Mahasiswi dalam Thread Twitter Cerita Horor KKN di Desa Penari
Tari Seblang, Ritual Mistis di Banyuwangi yang Dikait-kaitkan Dengan Cerita Horor KKN di Desa Penari
Suara Desahan Aneh di Kursi Belakang, Ternyata Driver Cewek Dilecehkan Penumpang di Bukit Soeharto
Dilansir dari tribunjateng, berikut sejarah film Gundala pada tahun 1981:
Sancaka merupakan seorang ilmuwan yang sedang melakukan penelitian untuk menciptakan serum anti petir.
Sancaka yang patah hati berlari dengan hati galau di tengah hujan deras, kemudian tiba-tiba sebuah petir menyambarnya.
Dalam keadaan koma ia ditarik oleh suatu kekuatan dari planet lain dan diangkat anak oleh raja Kerajaan Petir yang bergelar Kaisar Kronz, sekaligus diberkati kemampuan super yaitu bisa memancarkan geledek dari telapak tangannya.
Raja Taifun dari kerajaan Bayu memberinya kekuatan lari secepat angin.
Sejak saat itu, di waktu-waktu tertentu, ia tampil sebagai jagoan penumpas kejahatan berpakaian hitam ketat dengan sepatu dan cawat berwarna merah.
Wajahnya tertutup topeng, hanya tampak mata dan mulutnya, di sisi topengnya terdapat hiasan seperti sayap burung.
Ia adalah kawan mereka yang lemah dan musuh bagi para pencoleng.
Joko Anwar sendiri menuturkan bahwa ia akan mereklame film Gundala Putra Petir yang pernah tayang pada tahun 1981.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/harya-suraminata_20161106_165108.jpg)