Berita Jambi

Pemprov Tertibkan Aset Tanah Bermasalah, Saat Ini Penyelesaian Fokus di 2 Lokasi

Pemprov Tertibkan Aset Tanah Bermasalah, Saat Ini Penyelesaian Fokus di 2 Lokasi

Pemprov Tertibkan Aset Tanah Bermasalah, Saat Ini Penyelesaian Fokus di 2 Lokasi
Tribunjambi/Zulkifli
Kabiro Hukum Setdaprov Jambi, M Ali Zaini. Pemprov Tertibkan Aset Tanah Bermasalah, Saat Ini Penyelesaian Fokus di 2 Lokasi 

Pemprov Tertibkan Aset Tanah Bermasalah, Saat Ini Penyelesaian Fokus di 2 Lokasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi, mulai menertibkan aset-aset yang bermasalah dan dikuasai pihak lain.

Dua diantaranya adalah aset tanah di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, tepatnya di depan Kampus Telanai UIN STS Jambi, dan di Komplek DPRD Kelurahan Pematang Sulur.

Kepala Biro Hukum Sekertariat Daerah Pemprov Jambi, M Ali Zaini, menyebut, setidaknya ada enam lokasi aset tanah milik Pemprov Jambi yang bermasalah. Namun untuk sementara penyelesaian fokus untuk dua lokasi ini.

Baca: Selamatkan Aset Pemprov Jambi, Dinas PUPR Teken Kerjasama dengan Kejati Jambi

Baca: Kajati Sambut Baik Itikad Pemkot Jambi Hibahkan Aset Kota

Baca: Sebelum Gugur, Serda Rikson Sempat Hubungi Orangtuanya di Jambi, Ayah Beri Nasehat Ini

Dia menyebut, pihaknya segera melayangkan gugatan terkait dengan persoalan aset tanah di komplek DPRD di kawasan Telanaipura tersebut.

"Itu tumpang tindih, Hak Pakai (HP) nomor 6, tahun 1987 seluas 7,2 Heaktar, terletak di jalan A Chatib Rt 11Kelurahan Pematang Sulur Talanai Pura," ungkapnya, saat diwawancarai Tribunjambi.com di ruang pola kantor Gubernur Jambi, Kamis (29/8/2019).

Baca: Siapa Sebenarnya Irjen Firli Bahuri? Capim yang Dikabarkan Ditolak 500 Pegawai KPK

Baca: Jadwal Tanding Timnas Indonesia, Kualifikasi Piala Dunia 2022 & Uji Coba U-19 Garuda Muda Lawan Iran

Baca: Belum Lunasi Biaya Seragam Sekolah dan SPI Jutaan Rupiah, Rama Akhirnya Berjualan Es

Selanjutnya Ali juga mengklaim setelah komplek DPR, maka akan menyelesaikan persoalan tanah yang di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Provinsi Jambi yang digunakan oleh pihak ketiga dengan tanpa se-izin Pemprov.

"Karena itu milik Pemprov di Hp nomor 8. kita akan mempersiapkan data data dan sudah berkordinasi ke Kejati sesuai dengan MoU yang sudah kita tandatangani, selaku jaksa pengecara negara," terangnya.

Untuk di depan UIN Telanai itu, terang Ali aset Pemprov sekitar 40 tumbuk dengan luas 9626 M/segi, dan yang dipakai masyarakat kurang lebih 4000 meter.

Menurut Ali, apa yang dilakukan pihaknya ini adalah langkah-langkah dalam penyelesaian terkait lahan tanah Pemprov Jambi yang bermaslaah, diantaranya, komplek DPRD, dan tanah depan UIN Telanai Pura dan beberapa lainya yang juga bermasalah.

"Ini juga merupakan tindaklanjut dan arahan tim Korsupgah KPK," jelasnya.

Pemprov Tertibkan Aset Tanah Bermasalah, Saat Ini Penyelesaian Fokus di 2 Lokasi  (Zulkifli/Tribun Jambi)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved