Kondisi Udara Kian Memburuk, Dinas Pendidikan Tanjab Timur Liburkan Siswa Sekolah

Menyikapi kondisi udara di Tanjab Timur yang semakin memburuk, Dinas Kesehatan siapkan 35.000 masker untuk disebar ke masyarakat, Senin (26/8).

Kondisi Udara Kian Memburuk, Dinas Pendidikan Tanjab Timur Liburkan Siswa Sekolah
Tribunjambi/Abdullah Usman
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjabtim sebut kondisi udara yang sudah bercampur dengan kabut asap saat ini sudah masuk kategori tidak sehat. 

Kondisi Udara Kian Memburuk, Dinas Pendidikan Tanjab Timur Liburkan Siswa Sekolah

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Menyikapi kondisi udara di Tanjab Timur yang semakin memburuk, Dinas Kesehatan siapkan 35.000 masker untuk disebar ke masyarakat, Senin (26/8).

Sekretaris Dinas Kesehatan Tanjab Timur, Hendry saat ditanya terkait udara yang tidak sehat saat ini mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan tindak lanjut dengan menyiapkan masker sebanyak 35.000. Dan saat ini masker yang sudah didistribusikan ke Puskesmas-puskesmas di kecamatan sebanyak 16.500.

Hendry menerangkan, untuk penyakit ISPA, dari bulan Juni ke Juli ada peningkatan kasus, namun tidak signifikan, yakni 20-21 persen.

Sedangkan di bulan Juli ke Agustus kasus ISPA relatif meningkat agak lebih tinggi, meskipun per minggunya belum kelihatan peningkatan signifikan.

Baca: PM 2,5 Lebihi Ambang Batas, DLH Nyatakan Kondisi Udara di Tanjab Timur Tidak Sehat

Baca: 4 Bedeng dan Dua Rumah di Gang Kelinci Tungkal Terbakar, Api Muncul dari Loteng

Baca: Kodim 0415/Batanghari Naik Tipe A, Ini yang Diharapkan Komandan Korem Gapu

Baca: Dua Truk Fuso Beradu di KM 57 Sekernan Muarojambi, Satu Sopir Tewas Terjepit

Baca: BREAKING NEWS, Dua Rumah di Lorong Kelinci Kuala Tungkal Dilalap Api

"Namun saat DLH menyatakan udara sudah tidak sehat, kami prediksi kasus ISPA cenderung naik. Pada minggu pertama bulan Agustus sekitar 453 kasus, minggu kedua naik menjadi 503 kasus dan minggu ketiga menurun sedikit," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaedi Rahmad ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Dinas Lingkungan Hidup mengenai kondisi udara masih dalam level tidak sehat dan cenderung meningkat. 

Untuk menindaklanjuti surat tersebut, Dinas Pendidikan langsung membuat Surat Edaran yang ditujukan kepada Korwil kecamatan, Kepala Sekolah dan guru untuk meliburkan anak-anak sekolah.

"Sekolah yang kita liburkan yakni dari PAUD, TK hingga SD dari kelas I sampai V," sebutnya.

Setelah tiga hari ke depan, lanjutnya, Dinas Pendidikan akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menentukan indeks kualitas udara. 

"Mudah mudahan kedepannya kondisi udara kembali normal,” pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved