BREAKING NEWS Anggota Manggala Agni Batanghari Tewas Tertimpa Pohon saat Pemadaman di Tahura
Asmara meninggal akibat tertimpa pohon saat bertugas memadamkan kebakaran hutan di Hutan Taman Raya (Tahura) Km 13, Desa Senami.
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Duanto AS
BREAKING NEWS Inalillahi Wainailaihi Rojiun Anggota Manggala Agni Batanghari Meninggal Tertimpa Pohon
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kabar duka tersiar saat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Batanghari, Provinsi Jambi.
Seorang anggota Manggala Agni Daops Muara Bulian Kabupaten Batanghari, Asmara menghembuskan napas terakhir, Jumat (23/8) dini hari.
Asmara meninggal akibat tertimpa pohon saat bertugas memadamkan kebakaran hutan di Hutan Taman Raya (Tahura) Km 13, Desa Senami.
Baca Juga
Tiga Hari Lagi Luna Maya Dilamar? Menunggu Kejutan Ultah Ke-36 dari Pengusaha Malaysia
Mengapa Jokowi Bantah Pernyataan Menterinya Sendiri? Ini Fakta-fakta Terkait Lokasi Ibu Kota Baru
Diskon 50 Persen untuk Tiket Kedua Film Gundala & Angel Has Vallen di TIX ID, Buruan Beli!
Sengaja Syahrini dan Reino Barack Tolak Hadir di Pagelaran Sahabat Rinaldy Yunardi, Alasan Publik?
Aura Kasih Disebut dikaruniai 2 pabrik susu, Sunny Marah Besar dan akan Penjarakan YW
Asmara meninggalkan satu istri dan dua anak.
Jenazah akan dimakamkan di desa kelahirannya, yaitu di RT 05, Dusun Anggrek, Desa Bathin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
Manggala Agni merupakan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Indonesia yang dibentuk Kementerian Kehutanan sejak 2003.
Informasi itu dibenarkan Kepala BPBD Kabupaten Batanghari, Nazhar, melalui pesan Whatsapp.
"Innalillahiwainalillahirojiun. Kami keluarga besar BPB Batanghari turut berduka," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB.
Dia menjelaskan kronologi kejadiannya.
Saat itu, Tim Satgas sedang melakukan pemadaman dengan menggunakan tanki milik MA Daops Muara Bulian.
Suplai air di tanki tersebut habis. Tim kemudian bermaksud melakukan pengisian ulang tanki, diikuti oleh Asmara dan Kuntoro dengan menggunakan sepeda motor.
Beberapa meter berjalan tiba-tiba sebatang kayu besar roboh menimpa kepala Asmara.
Kondisi Asmara kritis.