Berita Jambi

HM Syaihu, Caleg Terpilih DPRD Sarolangun, Ancam Polisikan KPU Bila Tidak Dilantik

HM Syaihu, Caleg Terpilih DPRD Sarolangun, Ancam Polisikan KPU Bila Tidak Dilantik

HM Syaihu, Caleg Terpilih DPRD Sarolangun, Ancam Polisikan KPU Bila Tidak Dilantik
tribunjambi/wahyu
Ilustrasi. Sidang gugatan caleg yang dicoret dari daftar DCT oleh KPU Sarolangun di Bawaslu Sarolangun, beberapa waktu lalu 

HM Syaihu, Caleg Terpilih DPRD Sarolangun, Ancam Polisikan KPU Bila Tidak Dilantik

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabar terkait belum diserahkannya nama beberapa orang calon legislatif terpilih DPRD Sarolangun ke Gubernur Jambi, menimbulkan reaksi.  Salah satu nama yang kemudian memberikan reaksi adalah H. M Syaihu.

H.M Syaihu, calon legislatif terpilih DPRD Sarolangun, akan mempidanakan komisioner KPU, bila dirinya tidak dilantik sebagai anggota DPRD Sarolangun periode 2019 2024.

Terlebih saat ini antara KPU Provinsi dan KPU Sarolangun sama-sama memilih bungkam ketimbang memberikan penjelasan terkait hak H. M Syaihu tersebut. 

Baca: Ini Daftar 17 Wajah Baru di DPRD Sarolangun 2019-2024 Lengkap dengan Perolehan Suara

Baca: Pilkada Gubernur Jambi, KPU Provinsi Usulkan Rp370 Miliar, Naik dari Sebelumnya Hanya Rp110 Miliar

Baca: Ini Langkah PMI Jambi Hadapi Karhutla, Dari Bagi-bagi Masker Hingga Siapkan Ruangan Bebas Asap

H. M Subhan, Ketua KPU Provinsi Jambi, ketika dikonfirmasi terkait kemungkinan dimasukan dalam daftar calon terpilih yang akan diambil sumpah janjinya atau tidak justru menampik memberikan komentar.

"Untuk itu, tanyakanlah ke KPU Sarolangun," ungkap H. M Subhan.

M Fahri, Ketua KPU Sarolangun juga bungkam ketika dikonfirmasi soal isu tersebut.

Baca: Ingin Jadi Kopassus, Ternyata 3 Tahapan Ini Harus Ditempuh Calon Prajurit, Sanggup? Bak Neraka Dunia

Baca: Hujan Disertai Angin Kencang, Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es

Baca: VIDEO : 7 Air Terjun Paling Menakjubkan di Dunia, 2 di Antaranya Ada di Indonesia

Sementara, H. M Syaihu dikonfirmasi persoalan ini juga mendengar isu tersebut. Dan, bila kabar tersebut benar adanya, dirinya menegaskan akan menempuh jalur hukum atas persoalan ini.

“Saya memang dengar isunya seperti itu, katanya nama saya akan diganti oleh Komisioner KPU,”kata Syaihu.

Syaihu pun menjelaskan, bahwa dirinya sejak awal sudah mengikuti berbagai aturan yang ditegakkan. Mulai dari pencoretan dari DPT, lalu proses penetepan ini. Dan saat ini dirinya menjadi tidak bisa dilantik.

Halaman
12
Penulis: dunan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved