Berita Kerinci

Hujan Disertai Angin Kencang, Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es

Hujan Disertai Angin Kencang, Kabupaten Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es

Hujan Disertai Angin Kencang, Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es
Tribunjambi/Heru Pitra
Hujan Disertai Angin Kencang, Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es 

Hujan Disertai Angin Kencang, Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI –Provinsi Jambi saat ini, memasuki musim kemarau, bahkan beberapa Wikayah dilanda kabut asap. Namun, di Kabupaten Kerinci, yang terjadi malah hujan es.

Hujan es terjadi pada, Rabu (21/8/2019) di wilayah Kecamatan Kayu Aro, tepatnya disekitar kawasan Gunung Kerinci.

“Hujannya terasa sangat dingin dan disertai angin kencang. Ternyata ada juga butiran es yang ikut turun,” kata Rhiceel, warga Kayu Aro.

Baca: VIDEO: Viral Bocah 10 Tahun Asal Jambi Taklukan Puncak Carstensz Papua, Sempat Dihantam Hujan Es

Baca: KKI WARSI Temukan Kejanggalan di Lokasi Kebakaran Gambut di Muara Medak, Musi Banyuasin

Baca: Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Vera Oktaria Tak Terima Pokoknya Hukuman Mati

Warga lainnya, Ermanelis, mengatakan sebelum hujan turun wilayah Kayu Aro dan sekitarnya sedang musim kemarau.

“Suaranya cukup keras ketika es jatuh ke atas atap. Namun warga tetap gembira, karena tanaman di ladang yang kering mendapat air hujan,” ucapnya.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geo Fisika (BMKG) Kerinci, Mardiansyah, mengatakan hujan es biasanya terjadi di suatu daerah yang sangat lokal.

Baca: Kejari Muarojambi Ungkap Peran Pasutri Spesialis Pencurian Sepeda Motor di Muarojambi

Baca: Disebut Settingan hingga Bikin Upiak Isil Geram, Sebut jadi Korban Lucinta Luna: Mau Tantang Dia

Baca: VIDEO : 7 Air Terjun Paling Menakjubkan di Dunia, 2 di Antaranya Ada di Indonesia

“Durasinya juga singkat, dengan durasi tujuh sampai 12 menit. Syarat terjadinya hujan es, adalah adanya awan CB,” katanya.

Sama halnya dengan angin puting beliung, yang juga terjadi akibat adanya awan CB.

“Ini terjadi lantaran ada awan CB dengan tinggi dasar awan yang sangat dekat dengan permukaan tanah, dan di bawah awan, suhu udaranya sangat dingin,” ucapnya.

Dengan demikian, awan CB yang merupakan kristal yang mulai jatuh sebagai hujan, akibat dorongan angin kencang dari awan CB tidak sempat mencair.

“Di bawah permukaan awan juga dingin, sehingga butir es tersebut jatuh ke permukaan tanah. Ini terjadi pada musim peralihan, saat ini peralihan musim hujan ke musim kemarau,” katanya lagi.

Baca: KKI WARSI Temukan Kejanggalan di Lokasi Kebakaran Gambut di Muara Medak, Musi Banyuasin

Baca: Ingin Jadi Kopassus, Ternyata 3 Tahapan Ini Harus Ditempuh Calon Prajurit, Sanggup? Bak Neraka Dunia

Baca: Kesulitan Air Bersih, Sumur-sumur Warga di Merangin Kering, Aktivitas Warga Mulai Beralih ke Sungai

Untuk diketahui dalam satu bukan terakhir ini, sudah tiga kali hujan es turun di Kabupaten Kerinci. Pertama hujan es terjadi di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci kedua terjadi di atas gunung kerinci dan terakhir ini terjadi di kawasan Gunung Kerinci.

Hujan Disertai Angin Kencang, Kerinci Kembali Dilanda Hujan Es (Heru Pitra/Tribun Jambi)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved