Berita Tanjab Barat

Percikan Api dari Mesin Dongfeng, Pabrik Pengelolaan Sabut Kelapa di Kecamatan Betara, Terbakar

Percikan Api dari Mesin Dongfeng, Pabrik Pengelolaan Sabut Kelapa di Kecamatan Betara, Terbakar

Percikan Api dari Mesin Dongfeng, Pabrik Pengelolaan Sabut Kelapa di Kecamatan Betara, Terbakar
IST
Percikan Api dari Mesin Dongfeng, Pabrik Pengelolaan Sabut Kelapa di Kecamatan Betara, Terbakar 

Percikan Api dari Mesin Dongfeng, Pabrik Pengelolaan Sabut Kelapa di Kecamatan Betara, Terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Pabrik pengolahan sabut kelapa, yang berada di Jalan Setiung RT 8 Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Selasa (20/8/19) Siang, terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Kebakaran diduga dipicu percikan api dari mesin diesel dongfeng yang digunakan untuk mengatur mesin conpeyor.

Baca: Ratusan Personel TNI/Polri Diturunkan ke Lokasi Kebakaran di Tanjab Timur

Baca: Mahasiswa Jambi Asal Papua, Komitmen Tidak Terprovokasi, Pertemuan dengan Walikota Fasha

Baca: Jembatan Gentala Arasy Kondisinya Memprihatinkan, Perbaikan Butuh Anggaran Miliaran Rupiah

Camat Betara, Tony Hermawan Putra mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di dalam kawasan pabrik pengolahan sabut kelapa milik PT. Tjong Bersaudara yang berada di Jalan Setiung RT. 08 Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat.

"Asal api diduga berasal dari percikan mesin. Namun, api tidak sempat membesar dan api bisa dipadamkan oleh para pekerjanya," ujar Camat.

Terpisah, Kapolsek Betara, Iptu S. Harefa mengiyakan adanya kejadian kebakaran tersebut.

“Ya mas memang betul. Ada kebakaran. Namun, api sudah dapat kita kendalikan. Tim Pemadam dan Polsek sudah melakukan pengamanan di lokasi,” ujarnya.

Pabrik pengelolaan sabut kelapa yang terbakar
Pabrik pengelolaan sabut kelapa yang terbakar (IST)

“Kejadian kebakaran itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB yang mana pada saat itu para karyawan menggeser bahan baku sabut kelapa ke mesin conpeyor untuk digiling. Dan, kemudian sekira pukul 09.30 WIB para karyawan istirahat di lokasi.

Setelah bahan baku sabut terkumpul di mesin conpeyor, kemudian sekira pukul 10.30 WIB salah seorang karyawan menghidupkan mesin diesel dongfeng untuk mengatur mesin conpeyor, yang digunakan untuk menggiling bahan baku sabut.

Baca: Cerita Indah Sari Melamar Pekerjaan di Kimia Farma, Lamaran ke 7, Baru Ada Panggilan

Baca: Titik Api Baru, Muncul di Kabupaten Muarojambi, Disdikbud Rencanakan Siswa Libur Zonasi

Baca: Petugas Sebut Pendaki Gunung Kerinci yang Meninggal Karena Sakit Punya Surat Keterangan Sehat

Dan, sekitar pukul 11.00 WIB salah seorang karyawan lainnya melihat adanya titik api yang telah membesar dibawah mesin diesel dongfeng, dan api itu kemudian membesar serta merembet ke bahan baku yang ditumpuk dekat mesin conpeyor.

“Tidak ada korban jiwa atas kejadian kebakaran tersebut. Untuk asal api sementara diduga berasal dari mesin pengolahan. Dan, saat ini pihaknya masih meminta keterangan dari para karyawan,” katanya.

Percikan Api dari Mesin Dongfeng, Pabrik Pengelolaan Sabut Kelapa di Kecamatan Betara, Terbakar (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved