Kisah Militer
'Susi, Umi dan Tuti' Jadi Sandi Rahasia Kopassus, Efektif Bikin Musuh Babak Belur
Tidak semua anggota pasukan elite TNI AD mengetahui sandi rahasia untuk misi tersebut, hanya personel yang terlibat.
'Susi, Umi dan Tuti' Jadi Sandi Rahasia Kopassus, Efektif Bikin Musuh Babak Belur
TRIBUNJAMBI.COM - Apabila diperhatikan, Kopassus selalu menggunakan sandi rahasia, tapi itu tak disadari orang lain.
Tidak semua anggota pasukan elite TNI AD mengetahui sandi rahasia untuk misi tersebut, hanya personel yang terlibat.
Penggunaan sandi rahasia terutama saat Kopassus saat misi penting berisiko tinggi.
Menariknya, dalam sejarah Kopassus, pernah ada tim yang menggunakan kata 'remeh-temeh untuk sandi.
Meski itu terdengar 'remeh-temeh', begitu personel Kopassus yang terlibat misi mendengar kata sandi itu, mereka langsung siap.
Baca: Dar Der Dor Hujan Peluru di Saparua, Kepala Kopassus Denjaka dan Paskhas Diincar Sniper
Baca: Tiga Pasukan Elite Asing yang Pernah Lawan Kopassus, Ada yang Angkat Tangan
Baca: Preman Terminal Daftar Masuk TNI, 17 Kali Naik Pangkat Hingga Jadi Perwira Kopassus
Baca: Perut Buaya Sinyulong 6 Meter di Jambi Dibedah, Temuan di Dalamnya Bikin Warga Kaget
Baca: FOTO-FOTO Putri Birru Shafa (10) di Puncak Carstensz Dihantam Hujan Es, Selesaikan Seven Summit
Tim Nanggala
Nama besar Kopassus telah diakui pasukan-pasukan khusus negara lain.
Kemampuan Kopassus, dari pertempuran hingga intelijen, mendapat acungan jempol.
Intelijen ini kerap diturunkan terlebih dahulu sebelum dimulainya operasi.
Satu di antara tim kecil intelijen Kopassus yang kerap menggunakan sandi rahasia, yaitu Tim Nanggala.
Dalam legenda Kitab Mahabarata, dikenal adanya pusaka ampuh bernama Nanggala.
Nanggala merupakan pusaka tombak bergagang pendek yang sangat ampuh milik Prabu Baladewa dari Kerajaan Mandura.
Jika pusaka Nanggala digunakan, misalnya ditancapkan ke bumi, maka akan segera terjadi gempa dahsyat yang luar biasa.
Terinspirasi kehebatan senjata ini, Danjen Kopassus Brigjen TNI Yogie Soewardi Memed atau lebih dikenal sebagai Yogie S Memed (1975) menggunakan "Nanggala" sebagai nama tim kecil intelijen Kopassus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/prajurit-kopassus-siap-tempour.jpg)