Berita Merangin

Guru Honorer di Merangin Setubuhi Siswi di Kelas, Sering Lakukan Ini di Kos Sampai Pemilik Berang

HS (31) seorang oknum guru honorer di salah satu SMA di Kabupaten Merangin harus berurusan dengan pihak kepolisian

Guru Honorer di Merangin Setubuhi Siswi di Kelas, Sering Lakukan Ini di Kos Sampai Pemilik Berang
net
Ilustrasi 

Guru Honorer di Merangin Cabuli Siswi di Ruang Kelas, Sering Lakukan Ini di Kos Hingga Pemilik Berang

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- HS (31) seorang oknum guru honorer di salah satu SMA di Kabupaten Merangin harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Ia dilaporkan oleh orangtua selingkuhannya TR (17) yang tak lain muridnya sendiri.

Mempolisikan gurunya itu bukan tanpa alasan, orangtua TR tak terima lantaran anaknya yang masih sekolah itu diajak berhubungan badan dengan HS.

Informasi yang didapat, HS dan TR merupakan pasangan kekasih gelap.

Mereka berdua telah lama menjalin asmara.

Baca: Kabar Gembira bagi Para Hacker, Apple Siapkan Rp 14 Miliar Bagi yagn Bisa Retas Keamanan Mereka

Baca: Simpang 11 Paket Kecil dan 1 Paket Sedang Sabu, Dari Mana Asalnya, Ini Pengakuan Pelaku

Baca: Fakta Baru Terungkap Pengakuan Seorang Siswa yang Gagal Jadi Anggota Paskibra Gara-gara Anak Pejabat

Karena saling cinta, TR rela mengorbankan kesuciannya demi HS.

Namun belakangan ini TR dan HS sering kedapatan berduaan di kosan TR dan itu membuat pemilik kos berang.

Beberapa waktu lalu, pemilik kosan melaporkan kepada orangtua TR soal kelakuan anaknya, termasuk sering dikunjungi oleh HS.

Mengetahui hal itu, orangtua TR melakukan penyelidikan dan ternyata diketahui jika TR dan HS telah melakukan hubungan terlarang.

Orangtua TR semakin marah ketika mengetahui jika HS telah berkeluarga.

Baca: Laga Bigmatch Liga 1 2019 Hari Ini Arema FC vs Persebaya Surabaya Cara dan Link Live Streaming

Baca: Siapa Sebenarnya Vina Garut? Video Panas 1 Lawan 3 Beredar di WhatsApp

Baca: Daftar Harga HP ASUS Agustus 2019, Harga Mulai Rp 1-3 Jutaan

Tak hanya itu, diketahui juga jika TR dan HS pernah melakukan tindakan tak senonoh itu di ruang kelas usai menyelesaikan pelajaran.

Tak terima atas kejadian itu, orangtua TR langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Merangin dengan tudingan pencabulan.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya, melalui Kasat Reskrim, Iptu Khairunnas, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, dan mengatakan pihaknya masih memburu oknum guru tersebut.

"Laporannya sudah kami terima, sekarang kami masih mencari keberadaan pelaku," kata Khairunnas. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved