Kisah Militer
Menhan AS Kaget Bukan Main Lihat Anggota Kopassus Makan Ular Kobra Hidup-hidup Lalu Darahnya Diminum
Namun yang lebih parahnya lagi saat anak didik tim Kopassus lebih berani lagi, menggigit putus ular kobra hidup-hidup.
Pasalnya semua teknik yang diramu dari berbagai ‘aliran’ pasukan khusus itu, diyakini mampu membentuk tiap personel pasukan khusus TNI menjadi pasukan tempur yang sangat profesional
Profesional yang dimaksud oleh Letjen Benny adalah tiap personel pasukan khusus yang sudah terlatih baik bisa melaksanakan misinya hingga tuntas meski hanya bermodal peralatan dan persenjataan yang sangat terbatas.
Baca: Rumahnya Super Luas, Intip Kediaman Mewah Maia Estianty dan Irwan Mussry, Kolamnya Jadi Sorotan
Baca: Pemuda Merangin Diduga Ahli Merakit Bom, Ditangkap Densus 88 Tapi Akhirnya Tak Terbukti
Baca: Bangkai Buaya Sinyulong 5,5 Meter di Tebo Mulutnya Diganjal Tonggak, Warga Duduk dan Injak Badan
Baca: Perut Vanessa Angel Jadi Sorotan, Kepergok Tak Sengaja Pamer Tubuhnya Terbuka, Dicibir Warganet
Dengan kata lain kehebatan pasukan khusus tidak ditentukan oleh teknologi yang digunakan dalam pertempuran.
Melainkan, oleh kemampuan personel dalam penguasaan ilmu beladiri, penggunaan senjata tajam, dan ketrampilan penggunaan senjata api yang tidak dilengkapi teknologi serba canggih.
Oleh karena itu, demi mencetak pasukan khusus yang dalam misi tempurnya tidak terlalu tergantung pada teknologi.
Letjen LB Moerdani melarang pasukan-pasukan khusus AS untuk dipergunakan sebagai referensi.
Kisah-kisah Kopassus dan pasukan elite Indonesia dapat dibaca di Tribunjambi.com.
Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Rahasia di Balik 'Kekuatan Super' Kopassus, Ular Kobra jadi 'Mainan' lalu Minum Darahnya