Berita Sarolangun

BREAKING NEWS: Kabut Asap di Wilayah Kabupaten Sarolangun, Dinkes Minta Masyarakat Kenakan Masker

Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, masyarakat diimbau untuk mengenakan masker

BREAKING NEWS: Kabut Asap di Wilayah Kabupaten Sarolangun, Dinkes Minta Masyarakat Kenakan Masker
TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, masyarakat diimbau untuk mengenakan masker 

BREAKING NEWS: Kabut Asap di Wilayah Kabupaten Sarolangun, Dinkes Minta Masyarakat Kenakan Masker 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, masyarakat diimbau untuk mengenakan masker.

Cuaca ekstrim saat ini di Kabupaten Sarolangun sedang berlangsung, musim panas dan kebakaran hutan mulai terjadi.

Kabut asap tipis mulai terlihat menyelimuti wilayah Sarolangun.

Masyarakat Sarolangun diimbau untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca panas saat ini.

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kesehatan agar tak terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dampak dari kabut asap.

Baca: BREAKING NEWS, 200 Kg Ganja Siap Edar Tujuan Lampung, Diamankan Ditresnarkoba Polda Jambi

Baca: BREAKING NEWS, Kasus Pembunuhan di Bungo, Pelaku Ternyata Tersinggung Karena Korban Pukuli Isterinya

Baca: BREAKING NEWS: Toni Tenggelam di Sungai Batanghari, 20 Jam Korban Hilang Tim SAR Masih Mencari

Penyakit ini menyerang pernapasan bagian atas melalui mata, mulut dan hidung.

Peltu Kadinkes Bambang Hermanto, mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh puskesmas di Kabupaten Sarolangun untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai dampak dari kabut asap terhadap kesehatan.

"Kita sudah menghimbau masyarakat melalui edaran ke seluruh puskesmas dan Posyandu, agar mewaspadai anak-anak jangan bermain di luar rumah dengan kondisi cuaca yang ekstrim dan tak menentu ini, sehingga bisa menyebabkan penyakit," katanya.

"Kalau laporan yang kita pantau, melalui laporan masuk setiap minggu itu masih normal di Puskemas, rata-ratanya belum adanya kenaikan signifikan, tapi kita tetap waspada pada saat tertentu atau kabut tebal, penderita ISPA meningkat," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved