Jelang Idul Adha, Disnakan Bungo Waspadai Penyakit Hewan Kurban Makan Sampah
Jelang Idul Adha, Disnakan Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih hewan kurban.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Teguh Suprayitno
Jelang Idul Adha, Disnakan Bungo Waspadai Penyakit Hewan Ternak Makan Sampah
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Mendekati Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih hewan kurban. Kepala Disnakan Bungo, Syaiful Azhar mewanti-wanti agar masyarakat memastikan kondisi hewan yang akan dikurbankan.
"Kita tetap harus waspada terhadap penyakit yang dapat menular dari hewan. Misalnya, pada sapi atau kambing yang dijadikan hewan kurban itu," tegasnya.
Dia juga mengingatkan kemungkinan adanya penyakit yang dapat menular dari hewan pemakan sampah, termasuk yang diternak.
Dia mencontohkan, satu di antara penyakit yang sering ditularkan dari hewan ternak adalah brucellosis.
Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri brucella.
"Sampah itu banyak dampaknya. Kita tidak tahu apa yang dimakan hewan tersebut. Ini bisa berdampak penyakit pada hewan, dan bisa menular pada manusia," jelasnya.
Baca: 11 Tahun PLN di Tungkal Harapan Tak Punya Tiang Listrik, Warga Khawatir Instalasi Semrawut
Baca: Warga Desa Arang Arang Mulai Terpapar Asap Kebakaran Gambut
Baca: Berpotensi Konflik, Kesbangpol Jambi Dorong Penguatan Timdu Penanganan Konflik di Kabupaten Kota
Baca: Honda Genio Hadir di Jambi dengan 11 Warna, Simak Harga dan Spesifikasinya
Baca: Promo Paket Merdeka, Suzuki Beri DP Ringan Mulai Rp 5 Juta
Syaiful menjelaskan, penyakit itu dimulai dari proses pencernaan hewan yang terganggu.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, dia mengimbau pada masyarakat agar memeriksakan hewan kurban ke Disnakan Bungo. Sebab, kata dia, tidak semua ternak di Kabupaten Bungo selalu dipantau oleh pemiliknya.
"Silakan hubungi Dinas Peternakan dan Perikanan untuk mengantisipasinya. Nanti kita periksa itu, gratis. Atau, bisa juga membeli hewan kurban melalui RPH, karena di sana hewannya sudah kita periksa kondisinya," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08082019_ternak.jpg)