Kopi Pagi
Waspada Sumatera Darurat Asap (Karhutla), Jawa Darurat Listrik (PLN)
Dua bencana ini, sebenarnya sangatlah terduga dan terprediksi. Namun demikian, seringkali kita memang gagal untuk menanggulanginya.
Penulis: Dodi Sarjana | Editor: Duanto AS
"Kalimantan Timur seluas 5.153 hektare, Kepulauan Riau seluas 4.970 hektare, dan Kalimantan Barat seluas 2.274 hektare," kata dia.
Raffles melanjutkan, setidaknya ada enam provinsi yang saat ini masih berstatus siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Enam provinsi itu adalah Riau, Kalimantan Barat, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jambi.
Kebakaran lahan dan hutan di Jambi
Di Jambi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian pemerintah pusat. Setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan dua unit helikopter, kemarin giliran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan “menegur” Pemprov Jambi.

Hari ini (6/8/2019), Gubernur Jambi Fachrori Umar dan seluruh gubernur, serta Danrem dan Kapolda, rencananya diundang Menkopolhukam di Jakarta membahas karhutla. Hal itu disampaikan Sekda Provinsi Jambi, M Dianto, saat diwawancarai Tribun Jambi, Senin (5/8/2019).
Bahkan Dianto mengaku mendapatkan pesan WhatsApp dari Siti Nurbaya, Menteri LHK. "Tadi saya sampaikan bahwa saya mendapat WA langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang menyampaikan bahwa di pemberitaan sudah ada beberapa wilayah di Malaysia sudah mendapatkan asap dari Indonsia," kata Dianto.
Artinya, lanjut Dianto, jika negara tetangga tersebut sudah mendapat kiriman asap, kemungkinan asap tersebut berasal dari provinsi yang ada di Sumatera.
"Ibu Menteri cuma menyampaikan saja, minta atensi dari Gubernur Jambi. Apa langkah-langkah yang kita perbuat dengan sudah sampainya asap kita ke negara tetangga. Nanti kita laporkan ke ibu menteri. Mudah-mudahan data yang diminta Ibu Menteri itu bisa terjawab pada rapat besok di Kemenkopolhukam," papar sekda.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulthan Thaha Jambi mendeteksi tujuh hotspot pada Senin (5/8) sore di tiga kabupaten. Masing-masing, tiga titik di Muarojambi, tiga titik di Kecamatan Sinyerang, Kabupaten Tanjab Barat dan satu titik panas di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur.
Selain terdeteksi di Jambi, sejumlah titik panas juga terpantau di sejumlah provinsi lain di Pulau Sumatera.
Titik panas terpantau di Provinsi Riau sebanyak 73 titik, Sumatera Selatan 35 titik, serta Sumatera Utara 18 titik. Lalu di Aceh 10 titik panas, Bangka Belitung 10 titik, Lampung 5 titik dan Sumatera Barat 2 titik.
Kebakaran lahan, tentu saja berdampak secara ekonomis, kesehatan masyarakat pastinya juga akan mendapat ancaman serius.
Listrik mati di Jawa dan Bali
Nah, persoalan kedua yang tak kalah pentinnya adalah byar petnya listrik di wilayah Jawa dan Bali. Aneh bin ajaib.
Oleh karena itu, atas kejadian tersebut muncul desakan agar dilakukan audir menyeluruh terhadap PLN (Perusahaan Listrik Negara).
