Berita Tanjab Timur

Musim Kemarau, UPTD SPAM Tanjab Timur, Optimalkan Sambungan yang Belum Aktif

Musim Kemarau, UPTD SPAM Tanjab Timur, Optimalkan Sambungan yang Belum Aktif

Musim Kemarau, UPTD SPAM Tanjab Timur, Optimalkan Sambungan yang Belum Aktif
tribunjambi/Abdullah Usman
Musim Kemarau, UPTD SPAM Tanjab Timur, Optimalkan Sambungan yang Belum Aktif 

Musim Kemarau, UPTD SPAM Tanjab Timur, Optimalkan Sambungan yang Belum Aktif

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - UPTD SPAM Kabupaten Tanjung Jabung Timur, telah menerapkan tarif baru tahun 2019 ini.

Tarif tersebut berlaku pada Kecamatan Dendang, Rasau, Nipah, Pemusiran, Sabak Timur, dan Sabak barat.

Kepala UPTD SPAM, Fauzan mengatakan, tarif baru bagi pelanggan UPTD SPAM Tanjung Jabung Timur, merupakan tarif yang paling murah di Provinsi Jambi. Oleh karena itu, diputuskan tarif baru yang berlaku untuk tahun 2019.

Baca: Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant

Baca: Dapat Suara Terbanyak di Pemilu 2019, Gerindra Bungo Belum Tunjuk Bakal Calon di Pilkada 2020

Baca: Cara Mengatasi Duri Ikan yang Nyangkut di Tenggorokan, Sekepal Nasi hingga Minyak Zaitun

"Penetapan tarif baru untuk tahun 2019 tersebut, dimulai dengan hitungan Rp 1.750 untuk pemakaian 1 - 10 kubik liter air, Rp 2.000 dengan rincian pemakaian dari 11-20 kubik liter dan untuk 20 kubik ke atas dikenakan tarif Rp 22.500" ujar Fauzan.

Dikatakannya pula, semenjak tahun 2018 lau pihaknya telah melakukan upaya yang optimal untuk menambah jumlah Sambungan Rumah (SR), dimana terdapat 2000 unit sambungan pada 2018 dan meningkat menjadi 4.700 unit pada 2019.

Baca: Dampak Kemarau Sumur Mengering, Warga Desa Penerokan di Jambi Kesulitan Air Bersih

Baca: Kabut Asap Mulai Selimuti Sebagian Wilayah di Kabupten Sarolangun dan Ganggu Jarak Pandang

Baca: 407 Qori dan Qoriah Diseleksi Lewat MTQ ke 50 tingkat Kecamatan Kumpeh, Muarojambi

Baca: LINK Live Streaming Timnas Indonesia vs Filipina Piala AFF U-18 2019 Hari Ini, Kick Off 15.00 WIB

"Jumlah Aliran Sambungan Rumah (ASR) 4.700 aktif tersebar di 11 Kecamatan pada 2019. Dari total sekitar 6.000an yang aktif hanya 4.700," jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan ada beberapa persoalan yang memang masih menjadi penyebab dan menjadi PR bersama untuk dapat diselesaikan.

Jumlah SR yang diaktivkan sejak tahun 2018 lalu, sudah terdapat sekitar 2000 an pelanggan dan hanya beberapa kecamatan saja yang sudah jalan.

"Jadi, selama ini kita fokuskan untuk mengoptimalisasi yang belum aktif, sedangkan untuk penambahan SR belum jadi prioritas," bebernya

Adapun kendala yang masih ditemukan ditemukan di lapangan, diantaranya kurangnya kesadaran pengguna air SPAM (pelanggan) untuk membayar tunggakan, oleh karena itu kami memberikan denda sebagai sanksi, dan apabila tidak juga membayar maka akan distop sementara alirannya.

Musim Kemarau, UPTD SPAM Tanjab Timur, Optimalkan Sambungan yang Belum Aktif (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved