Berita Tanjab Timur

Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant

Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant

Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant
tribunjambi/Abdullah Usman
Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant 

Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kasus kebakaran rumah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, beberapa pekan terakhir terus mengkhawatirkan. Sayangnya Hydrant yang ada di lapangan tidak dapat dimanfaatkan.

Pantauan Tribunjambi.com dilapangan, hampir disetiap kecamatan terdapat beberapa titik hydrant. Seharusnya dapat dimanfaatkan guna mengatasi saat terjadinya kebakaran, terlebih di kawasan padat penduduk.

Kondisi hydrant yang ada saat ini, selain keefektifannya dipertanyakan, juga tanggung jawab dan sebaran titik hydrant tersebut tidak diketahui. Sehingga untuk mengoptimalkannya sedikit kesulitan.

Baca: Sudah Ada Sejak Lama, Hydrant di Tanjab Timur Terbengkalai, Damkar tak Tahu Apakah Masih Berfungsi

Baca: VIDEO: Wisata Dadakan di Tepian Sungai Batanghari yang Mengering, Diserbu Warga Kota Jambi

Baca: Link Pengumuman SIMAK UI, Hasil Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia Cek di Sini

Kepala UPTD SPAM Tanjab Timur Fauzan, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, untuk hydrant, lebih tepatnya wewenang damkar. Di SPAM sendiri kata dia, hanya sebatas bantuan suplai air.

"Namun sampai sejauh ini kita tidak mengetahui dan memiliki data terkait dimana titik- titik hydrant tersebut, baik yang di kecamatan maupun di kabupaten sendiri," jelasnya

"Kita menunggu pendataan dari damkar terkait titik-titik hydrant tadi. Jika memang hydrant tadi searah dengan jalur pipa air kita bisa kita salurkan," jelasnya.

Baca: Agen Nakal, Kadis KUKMPP Kabupaten Merangin, Ancam Laporkan ke Pertamina

Baca: Menteri Susi Sebut 20 Oktober Bisa Saja Dirinya Lengser, Jangan Gantungkan Nasib pada Pemerintah

Baca: Gunung Mas dan Bukit Soeharto, Calon Ibu Kota Baru Negara Indonesia, Ini Penjelasannya

Menurutnya, kasus kebakaran yang marak terjadi di Tanjab Timur, cukup memprihatinkan. Pemanfaatan hydrant juga menjadi langkah yang taktis untuk diambil dalam antisipasi kebakaran.

Pihaknya sudah memiliki konsep tersendiri dalam penanganan kebakaran dengan menggunakan hydrant.

Namun hal tersebut perlu koordinasi dengan pihak terkait lain, tentunya persetujuan Damkar mengingat permasalah hydrant merupakan wewenang BPBD dan Damkar.

"Konsep yang dapat dilakukan dengan cara pembuatan sistem intake dan ipal khusus pemadaman. Nantinya di kawasan padat penduduk akan disebar beberapa hydrant di persimpangan. Dimana dalam pengaktifannya menggunakan tenaga mesin dengan sumber air dari sungai," jelasnya.

Untuk hydrant yang ada saat ini, belum tau bisa dioptimalkan atau tidak karena permasalahan utamanya.

Selain hydrant yang ada saat ini masih belum diketahui pengoptimalannya, juga diperkirakan masih menggunakan tenaga air yang menyatu dengan air spam masyarakat.

Pemanfaatan Hydrant saat Terjadinya Kebakaran, UPTD SPAM Beri Solusi Terkait Pengoptimal Hydrant (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved