Berita Tanjab Timur

Jadi Darurat Karhutla, Pemkab Tanjab Timur Naikkan Status Karhutla, Dirikan 5 Posko di daerah Rawan

Jadi Darurat Karhutla, Pemkab Tanjab Timur Naikkan Status Karhutla, Dirikan 5 Posko di daerah Rawan

Jadi Darurat Karhutla, Pemkab Tanjab Timur Naikkan Status Karhutla, Dirikan 5 Posko di daerah Rawan
Tribunjambi/Abdullah Usman
Jadi Darurat Karhutla, Pemkab Tanjab Timur Naikkan Status Karhutla, Dirikan 5 Posko di daerah Rawan 

Jadi Darurat Karhutla, Pemkab Tanjab Timur Naikkan Status Karhutla, Dirikan 5 Posko di daerah Rawan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hari ini BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, meningkatkan status kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi darurat karhutla.

Hal tersebut sesuai dengan SK Bupati tentang peningkatan status darurat.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa kali di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, beberapa waktu lalu, menjadi tindakan serius yang harus ditangani oleh pemerintah daerah.

Ditambah saat ini status karhutla dari siaga sudah ditingkatkan menjadi darurat.

Baca: Satgas Karhutla Temukan 17 Titip Api, Danrem Kirim Personel Bantu Pemadaman di Arang Arang Jambi

Baca: 2 Penyakit Ini Perlu Diwaspadai Saat Musim Kemarau di Muarojambi, Warga Diminta Gunakan Air Bersih

Baca: Dulu Viral Bayi Dibuang Ibunya di Toilet Masjid, Kini Anak Itu Bahagia Pasca Diadopsi Artis Terkenal

Kabid Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanjung Jabung Timur Rahmat Hidayat mengatakan, dari Januari hingga awal Agustus 2019, karhutla terjadi di 18 titik dengan total luasan mencapai 29,8 hektare.

"Berdasarkan data tersebut, status karhutla juga ditingkatkan menjadi darurat Karhutla dan telah ditetapkan mulai 5 Agustus sampai dengan 5 Oktober 2019 mendatang, sesuai dengan SK Bupati tentang peningkatan status darurat," ujarnya.

Menurut Rahmat, langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti peningkatan status siaga darurat tersebut, dengan mendirikan lima posko di beberapa kecamatan yang dianggap rawan Karhutla.

Baca: Luluskah Mantan Kapolda Jambi Anang Iskandar ? Ini 40 Nama Capim KPK yang Lolos Tes Psikologi

Baca: Talang Tuwo: Glosarium Project, Pertunjukan Teater Palembang Suarakan Isu Lingkungan di Jambi

Baca: Ingin Naik Kelas Jadi Type B, Kemenkes RI Malah Rekomendasikan RS Abdul Manap Turun Kelas ke Type D

Pembentukan posko komando Siaga darurat yang terdiri dari TNI, Polri, Damkar, Manggala Agni, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Masyarakat Peduli Api dan beberapa instansi terkait.

"Rencananya akan didirikan lima Posko yaitu Posko Induk berada di Kantor BPBD Tanjab Timur, kedua Kota Baru Kecamatan Geragai, Pematang Rahim Kecamatan Mendara, Rantau Makmur Kecamatan Berbak, Sungai Sayang Kecamatan Sadu" terangnya.

Dikatakannya pula, sampai saat ini BPBD belum menyiapkan water bombing dan hujan buatan karena dianggap belum diperlukan.

"Untuk saat ini titik hotspot yang berada di Tanjung Jabung Timur belum banyak, sehingga untuk penggunaan water bombing dan hujan buatan belum kita perlukan" pungkasnya.

Jadi Darurat Karhutla, Pemkab Tanjab Timur Naikkan Status Karhutla, Dirikan 5 Posko di daerah Rawan (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved