Gempa di Banten

UPDATE Data Sementara Kerusakan Akibat Gempa di Banten Jumat (2/7) Malam

Data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi ( Pusdalops) BNPB pada 2 Agustus 2019 mencatat ...

UPDATE Data Sementara Kerusakan Akibat Gempa di Banten Jumat (2/7) Malam
Istimewa
Pasien dan keluarga pasien RSUD Lebak berhamburan keluar pasca gempa 7.4 SR yang terjadi Jumat (2/8/2019) malam pukul 19.07 WIB. 

Rincian kerusakan 1 unit di Desa Jayabakti Kecamatan Cidahu dan 1 lagi di Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak. Kerusakan juga terjadi pada bangunan Majelis Ta’lim di Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, dengan kategori rusak ringan.

Di Kota Bogor, BPBD setempat melaporkan 1 unit rumah mengalami retak-retak.

Berdasarkan pantauan Pusdalops BNPB, sejumlah 1.000 warga mengungsi di halaman Kantor Gubernur Provinsi Lampung.

Sejumlah 50 lainnya di Kabupaten Lampung Selatan mengungsi di EX Hotel Lima Enam.

Gempa bumi bermagnitudo 6,9, yang sebelumnya dirilis bermagnitudo 7,4 ini dirasakan dengan durasi berbeda di beberapa wilayah.

Warga di Kabupaten Pandeglang merasakan getaran 5 – 10 detik. Warga panik dan keluar rumah.

"Sebagian dari mereka mengungsi ke dataran yang tinggi," ujar Agus Wibowo Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB dalam keterangannya.

Warga di Kabupaten Lampung Selatan merasakan gempa 1 – 5 detik.

"Mereka juga panik namun tetap waspada. Sedangkan warga Sukabumi, mereka merasakan getaran lebih lama yaitu 15 – 20 detik," ujarnya.

Masyarakat terpantau panik dan keluar rumah.

Situasi di Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang pasca gempa Magnitudo 7,4 (Acep Nazmudin)
Situasi di Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang pasca gempa Magnitudo 7,4 (Acep Nazmudin) ((kompas.com/ Acep Nazmudin))
Halaman
123
Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved