Berita Tanjab Barat

Diduga Karena Volume Musik di Warung Tuak yang Bising, Pria di Tanjab Barat Dikeroyok Hingga Tewas

Diduga Karena Volume Musik di Warung Tuak yang Bising, Pria di Tanjab Barat Dikeroyok Hingga Tewas

Diduga Karena Volume Musik di Warung Tuak yang Bising, Pria di Tanjab Barat Dikeroyok Hingga Tewas
IST
Diduga Karena Volume Musik di Warung Tuak yang Bising, Pria di Tanjab Barat Dikeroyok Hingga Tewas 

Keributan pun reda, sedangkan Mus kembali ke warung tuak untuk melanjutkan minum.

Kemudian, pada tanggal 30 Juli 2019, sekira Pukul 07.30 Wib keluarga TS menemui ketua RT.13 untuk meminta solusi untuk penyelesaian masalah.

Selanjutnya sekira 20.00 Wib ketua RT. 13 menemui Mus dan mengatakan akan mempertemukannya dengan TS untuk dilakukan mediasi atau penyelesaian masalah.

Dan, pada hari Kamis tanggal 01 Agustus 2019, sekira Pukul 19.00 WIB kedua belah pihak yang bertikai antara Mus dan TS hadir di rumah ketua RT.13 yang disaksikan oleh Kadus dan keluarga dari pihak TS serta disaksikan juga oleh warga sekitar.

Baca: Tengkar dengan Suami, Wanita Ini Dikeroyok Mertua & Kakak Ipar Ditampar Lalu Dilumuri Cabe Giling

Baca: Pemilik 25 Butir Inek di Jambi, Dijatuhi Hukuman 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Baca: 18 Wilayah Ini Berpotensi Terkena Tsunami dari Gempa Banten 7,2 SR Malam Ini, Ini Kata BMKG

Pada saat proses mediasi sedang berjalan, Mus mengatakan ”Saya pening, saya pening, saya salah, saya salah” kemudian Mus menyalami TS dan keluar rumah, dan warga mencoba menenangkan Mus agar tetap berada di dalam rumah untuk menuntaskan Mediasi.

Namun Mus tetap keluar. Kemudian Mus didatangi oleh Kadus dan meminta Mus untuk tenang, namun Mus berontak dan menolak untuk melanjutkan mediasi, Mus kemudian berjalan menuju ke depan warung tuak.

Dan, pada saat itu sekitar pukul 19. 30 WIB di sekitar rumah ketua RT.13 dan di sekitar warung tuak sudah ramai massa, massa yang merasa tidak senang dengan perbuatan Mus kemudian melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap Mus.

Akibat pengeroyokan tersebut mengakibatkan Mus mengalami luka luka dibagian kepala dan mengakibatkan Mus tewas atau meninggal dunia di tempat.

Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat Iptu IPTU Dian Pornomo, S.IK, MH dikonfirmasi Jumat (2/8) malam membenarkan adanya kejadian tersebut, kata dia pemicu amarah akibat musik.

"Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan, sementara ini diduga akibat kerasnya suara musik, namun nanti lebih jelasnya kita akan lakukan pendalaman dan akan kita jelaskan," kata Iptu Dian, singkat. 

Diduga Karena Volume Musik di Warung Tuak yang Bising, Pria di Tanjab Barat Dikeroyok Hingga Tewas (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved