Berita Tanjab Timur

Harga Kelapa Terpuruk, Pemkab Tanjab Timur Tetap Anggarkan Bantuan Bibit dan Peremajaan

Harga Kelapa Terpuruk, Pemkab Tanjab Timur Tetap Anggarkan Bantuan Bibit dan Peremajaan

Harga Kelapa Terpuruk, Pemkab Tanjab Timur Tetap Anggarkan Bantuan Bibit dan Peremajaan
tribunjambi/Abdullah Usman
Harga Kelapa Terpuruk, Pemkab Tanjab Timur Tetap Anggarkan Bantuan Bibit dan Peremajaan 

Harga Kelapa Terpuruk, Pemkab Tanjab Timur Tetap Anggarkan Bantuan Bibit dan Peremajaan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Di tengah anjloknya harga komoditi kelapa di pasaran, pemerintah tetap melakukan penganggaran bantuan bibit dan peremajaan kebun kelapa.

Salah satu alasan bantuan tersebut tetap diperjuangkan mengingat kelapa masih memiliki angin segar untuk perekonomian masyarakat.

Tahun 2019 ini, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menganggarkan bantuan bibit kelapa dan replanting, dengan menggunakan anggaran APBN.

Baca: Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang

Baca: Perkiraan Cuaca BMKG: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Berlaku 1-3 Agustus 2019

Baca: Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi Petugas

Kasi Produksi Dinas Perkebunan Tanjab Timur, Takdirman mengatakan, meski anjloknya harga komoditi kelapa di pasaran, namun diprediksi akan kembali normal.

Untuk itu kata Takdirman, pemerintah tetap melakukan perhatian terhadap kelangsungan perkebunan kelapa tersebut, diantaranya dengan memberikan bantuan bibit dan program replanting (peremajaan).

"Untuk bantuan bibit sendiri pada tahun 2018 lalu, langsung dari provinsi sebanyak 120 biji per hektar sudah diserahkan ke kelompok tani. Selain itu, juga bantuan alat tebang untuk replanting kebun kelapa," ungkapnya.

Baca: Kelapa Dihargai Rp 700 Perbutir, Petani Kelapa di Tanjab Timur Mulai Beralih ke Tanaman Pinang

Baca: Surat Yasin Dilengkapi Terjemahan Download MP3, Keutamaan Membacanya Menurut Ustad Abdul Somad

Baca: Malam Jumat Waktu Mustajab Doa, Ini Amalan dan Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Baca: Polisi Tembak Buaya yang Gigit Petani di Aceh, Sebelumnya Tubuh Aman Rukisah Ditarik ke dasar Sungai

Menurutnya, untuk replanting sudah dilakukan dan hanya ada untuk jenis perkebunan kelapa saja, dengan luas 400 hektare. Dan, pada tahun 2019 ini, kembali dilakukan replanting dengan luas 200 hektare.

"Dengan catatan kelapa yang akan direplanting tersebut tidak produktif, dan memiliki atas hak lahan yang jelas," jelasnya.

Selain program replanting, tahun ini pula Pemkab Tanjab Timur menerima bantuan bibit dari pusat sebanyak 24 ribu bibit untuk 200 hektare, dengan jenis kelapa unggulan yang telah bersertifikat.

"Untuk anggaran menggunakan anggaran provinsi dana APBN. Kita cuman pendampingan penyerahan untuk selanjutnya provinsi dan petani (kelompok tani)," jelasnya.

Dikatakannya pula selain komoditi kelapa pemerintah juga tengah mengembangkan kopi liberika sebagai tanaman potensi ke depan.

Dimana pada tahun 2019 ini sedikitnya ada bantuan kopi liberika sekitar 13.000 batang yang nantinya akan diserahkan ke kelompok tani.

"Untuk bantuan kopi bukan kali pertama, bahkan bantuan tahun tahun sebelumnya juga sudah ada dan menghasilkan mendahara tengah (Pesisir)," tuturnya.

Harga Kelapa Terpuruk, Pemkab Tanjab Timur Tetap Anggarkan Bantuan Bibit dan Peremajaan (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved