Berita Muarojambi

Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi Petugas

Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi Petugas

Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi  Petugas
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi Petugas 

Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi  Petugas

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono menyebutkan, kendala yang terjadi di lapangan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Muarojambi, karena persoalan pembuatan embung.

Hal ini disampaikan Kapolres dalam rapat pengendalian Karhutla di Kabupaten Muarojambi, Kamis (1/8/2019).

Mardiono menyebutkan, ketika pembuatan embung yang memang di butuhkan untuk mengadakan air, namun persoalannya untuk melakukan pembuatan embung tersebut pihaknya perlu izin.

Baca: Api di Desa Sipin Teluk Duren Belum Padam, BPBD Temui Bupati Muarojambi Bahas Karhutla

Baca: Lowongan Kerja Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Posisi PPKL di Puluhan Daerah

Baca: Malam Jumat Waktu Mustajab Doa, Ini Amalan dan Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW

"Sementara pembuatan embung tersebut di lakukan untuk situasi yang darurat seperti saat ini. Kalo kita langsung kerok, kita kena komplain sama pemilik tanah," sebut Kapolres.

Menurut Kapolres, ketika pihaknya turun untuk memadamkan api, kepala desa atau camat tidak pernah turun ke lapangan. Sehingga, hal ini juga menjadi kendala ketika pihaknya ingin membuat embung.

"Di lapangan, seharusnya kades dan camat dampingi kita, jadi ketika kita buat embung sama-sama menyaksikan. Kita semua capek, jadi sama-sama paham," ujarnya.

Untuk itu, Kapolres berharap agar camat dan kepala desa untuk dapat mendampingi pihaknya ketika turun ke lapangan.

Kapolres menyebutkan bahwa lokasi terbakarnya lahan merupakan lahan gambut dengan kondisi ke dalaman tiga meter.

Baca: Surat Yasin Dilengkapi Terjemahan Download MP3, Keutamaan Membacanya Menurut Ustad Abdul Somad

Baca: Polisi Tembak Buaya yang Gigit Petani di Aceh, Sebelumnya Tubuh Aman Rukisah Ditarik ke dasar Sungai

Baca: Wabup Muarojambi Bahas Soal Penanganan Langsung 39 Titik Api yang Berada Satu Hamparan di Desa Sipin

"Kita sudah koordinasikan dengan BPBD Provinsi Jambi untuk water booming, tapi sampai saat ini belum ada water booming. Untuk sampai ke lokasi itu agak susah, tapi tetap kita tim pemadam mengupayakan untuk melakukan pemadaman," paparnya.

Kesulitan Air dan Membuat Embung, Kapolres Muarojambi Minta Camat dan Kades Dampingi Petugas (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved