Berita Tanjab Timur

Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang

Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang

Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang
Tribunjambi/Abdullah Usman
Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang 

Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengimbau agar masyarakat tidak cepat beralih dan mengganti tanaman mereka.

Imbauan itu disampaikan menanggapi keluhan masyarakat terkait anjloknya harga kelapa saat ini. Dan, membuat petani berpikir untuk beralih menjadi petani pinang.

Namun Dinas Perkebunan peternakan menghimbau masyarakat, untuk tidak gegabah beralih ke tanaman lain. Mengingat kemungkinan saat ini anjloknya harga kelapa di pasaran hanya bersifat sementara dan akan kembali normal lagi.

Baca: Kelapa Dihargai Rp 700 Perbutir, Petani Kelapa di Tanjab Timur Mulai Beralih ke Tanaman Pinang

Baca: Jejak Digital Tak Bisa Bohong! Akun Ini Buktikan Kimi Hime Pernah Buka Baju di Konten YouTube-nya

Baca: Baca 7 Kalimat Dzikir Ini Setiap Hari, Manfaatnya Luar Biasa Diantaranya Diampuni Dari Segala Dosa!

"Kalau bisa petani jangan dulu beralih drastis ke pinang, karena suatu saat bisa saja harga kelapa akan kembali normal. Solusinya harga kelapa saat ini jadikan selingan selain dari pinang tadi," Kata Kasi Produksi Perkebunan, Takdirman.

Terkait anjloknya harga kelapa tersebut kata Takdirman, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, mengingat kondisi tersebut memang merupakan harga pasar saat ini.

Namun pihaknya memfokuskan untuk pembudidayaan melalui kelompok tani dan program replanting.

Sementara itu Kades Lagan Ulu, Ziah, mengatakan, dirinya tidak memungkiri kondisi harga kelapa saat ini jauh merosot.

Dengan keadaan tersebut memang tidak ada pilihan lain bagi warganya yang banyak beralih ke petani pinang.

"Tidak dipungkiri saat ini banyak warga yang mengeluh kepada kades terkait turunnya harga kelapa dengan sawit di wilayah ini. Selain itu untuk mendongkrak harga kelapa pihak swasta belum ada kerjasama dengan pemerintah," pungkasnya.

Dampak Harga Kelapa Merosot, Masyarakat Diminta Jangan Gegabah untuk Beralih Ketanaman Pinang (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved