Tim Patroli Temukan Jerat Harimau dan Ilegal logging di Penyangga TNBS

Tim Patroli TNBS yang disuport oleh Tiger GEF UNDP temukan 5 jerat dan 1 mesin chainsaw yang tak lagi terpakai di kawasan Berbak, Sabtu (27/7) siang.

Tim Patroli Temukan Jerat Harimau dan Ilegal logging di Penyangga TNBS

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim Patroli TNBS yang disuport oleh Tiger GEF UNDP temukan 5 jerat dan 1 mesin chainsaw yang tak lagi terpakai di kawasan Berbak, Sabtu (27/7) siang.

"Jerat ini ditemukan dalam patroli selama 24 sampai 28 Juli ini," kata Bobby Sandra selaku kasi wilayah I Taman Nasional Berbak dan Sembilang, pada Minggu (28/7).

Bobby mengatakan alat-alat ini ditemukan di perbatasan Taman Nasional Berbak dan Tahura (Taman Hutan Raya) Orang Kayo Hitam. Kawasan ini termasuk penyangga Taman Nasional Berbak karena berbatasan langsung.

"Jerat kita temukan di kawasan tahura yang dekat dengan perbatasan," kata Bobby selaku kasi wilayah I Taman nasiobal Berbak dan Sembilang.

Jerat yang ditemukan tersambung dengan kabel listrik tipis. Kabeli listrik itu menurutnya nantinya ketika harimau terjerat. Kabelinya langsung disambungkan ke genset dengan tujuan membunuh harimau dengan setrum.

Baca: Dewan Jadwalkan Bahas Anggaran Pilkada Serentak di Jambi Kamis Ini

Baca: Truk Kayu Sering Melebihi Tonase, Karang Taruna Sungai Bahar Tuntut PT RHM

Baca: Ace Hardware Lagi Promo Gede-gedean, Hemat hingga 70 Persen, Catat Tanggalnya Juli Ini

Baca: Menantu dan Anak Jokowi Disebut Bakal Maju Pilkada Sumut dan Solo, Pengamat Ingatkan Politik Dinasti

Baca: Ali Sera Usul Perampingan Besar-besaran Menteri Kabinet Jilid II, Jokowi: Peluang Besar Anak Muda

Dari lima jerat ditemukan dua yang masih aktif. Mereka memperirakan jerat tersebut baru dipasang sekitar 2 minggu berdasarkan tekstur tanah yang dilubangi untuk jerat tersebut.

Selain itu pihak polhut juga temukan 320 keping kayu gergajian yang dipotong menjadi papan. Namun kayu-kayu tersebut langsung diusnahkan dengan dipotong kecil-kecil. Aktivitas ini menurut pihaknya belum sampai masuk kawasan taman nasional.

Menurut Bobby semua alat bukti akan mereka bawa dulu dan diselindiki. “Untuk kita diselidiki lebih lanjut,” katanya. Dia mengatakan jelas target pemburu adalah harimau dewasa. 

Selain temuan ini, pada bulan sebelumnya tim polisi hutan TNBS juga menemukan tiga jerat dengan kabel seling di wilayah 3.

“Sama jenisnya, ada tiga jerat yang kita temukan,” kata Nurazman selaku kasi wilayah 3 TNBS. 

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved