Berita Merangin

Diduga Ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal, yang Bikin Harga Gas 3 Kg di Merangin Mahal

Diduga Ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal, yang Bikin Harga Gas 3 Kg di Merangin Mahal

Diduga Ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal, yang Bikin Harga Gas 3 Kg di Merangin Mahal
tribunjambi/muzakkir
Diduga Ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal, yang Bikin Harga Gas 3 Kg di Merangin Mahal 

"Kita beli sama orang itu Rp 20 ribu, kita jual biso Rp 25 hingga Rp 28 ribu. Kadang Ada juga yang jual Rp 30 ribu," ungkapnya. 

Baca: 2 Pemain Indonesia Gugur di Japan Open 2019 Babak Pertama, 4 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Ke Dua

Baca: Download Lagu MP3 Minang Full Album Terbaru 2019, Gudang Lagu Sumbar Terpopuler Sepanjang Masa

Baca: BREAKING NEWS, KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Suap APBD Jambi

Sebagai warga yang tinggal tak jauh dari gudang agen, dia tidak pernah membeli gas seharga HET. Paling murah dia beli pertabung Rp 25 ribu.

"Itu Sayo beli di pengecer, kalau di pangkalan dak tau," ujarnya. 

Tak hanya itu, tingginya harga gas juga dipengaruhi oleh tingginya biaya operasional pangkalan untuk menjemput gas di agen.

Seharusnya, sesuai aturan yang berlaku, gas diantarkan langsung oleh agen kepada pangkalan, bukan pangkalan yang menjemput ke agen. Hal itu terjadi di Agen gas Putra Siarang.

"Karena agen tidak sempat ngantar, makanya kita jemput sendiri," kata Dedi, pangkalan yang berada di daerah Pamenang.

Menyikapi hal itu, pimpinan PT Putra Siarang melalui penanggung jawab gudang Evi Marice Purba menyebut jika selama ini pihaknya tidak melakukan kesalahan.

Baca: Lanjutan Suap Ketok Palu Zumi Zola, Elhelwi dan Gusrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi Ditahan KPK

Baca: Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dinobatkan Sebagai Kabupaten Layak Anak

Baca: 6 Rumah Habis Terbakar dan Satu Rusak Berat, Warga Teluk Nilau Jambi Hanya Bisa Pasrah

Menurut dia, pihaknya tidak pernah melakukan penjualan gas subsidi diluar dari pangkalan. Namun setelah dilihatkan bukti kendaraan milik Putra Siarang mengangkut gas diluar pangkalan, dirinya mengakui jika itu kendaraan mereka.

"Iya, itu mobil di sini. Tapi saya tidak pernah menyuruh atau mengintruksikan kepada sopir untuk ambil atau antar gas selain ke pangkalan," kata Evi.

Melihat kejadian itu, Evi tidak mau mengatakan jika itu dilakukan oleh oknum sopir.

Evi menyebut, jika memang ada kesalahan, pihaknya akan melakukan perbaikan dan segera melaporkan kepada pimpinan perusahaan.

Diduga Ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal, yang Bikin Harga Gas 3 Kg di Merangin Mahal (Muzakkir/Tribun Jambi)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved