Viral

Sebelum 'Main' PSK Ini Pajang Fotonya Tak Berbusana, Satu Kamar Bisa 3 Wanita Sekaligus 'Bertempur'

Di Provinsi Jambi, untuk menemukan PSK melalui media sosial atau situs chatting ternyata tidaklah sulit.

Sebelum 'Main' PSK Ini Pajang Fotonya Tak Berbusana, Satu Kamar Bisa 3 Wanita Sekaligus 'Bertempur'
bbc.com
Ilustrasi 

Satu kamar bisa diisi dua hingga tiga orang PSK.

Secara bergiliran tentu.

Siapa yang mendapat tamu maka dia yang memakai kamar.

Temannya akan menunggu di luar, biasanya di lobi hotel.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Temannya akan masuk lagi setelah tamu rekannya itu sudah meninggalkan kamar hotel.

Begitulah siklus kehidupan di kamar hotel itu mereka buat, supaya semua aksi mereka bisa berjalan lancar.

Bagi mereka siklus seperti ini membuat untung semua pihak, termasuk tamunya.

"Tamu jadi lebih irit juga kan, soalnya dia gak perlu lagi booking kamar," katanya.

Baca: Sering Diintip Saat Main di Ranjang Bersama Istri, Pria Ini Bunuh Adik Iparnya dan Lakukan Gila Ini

Baca: Potongan Harga Gila-gilaan, Toyota Avanza dan Suzuki All New Ertiga Diskon Hingga Puluhan Juta

Baca: VIDEO Detik-detik Pebulu Tangkis Tercantik di Dunia Gunakan Bahasa Indonesia, Minta Dukungan

Tarif Rp 600 Ribu

Tarif terendah yang dipatok Jasmine untuk kencan singkat adalah Rp 600 ribu.

Pada saat menawarkan di awal kepada tamu yang ingin menggunakan jasanya, ia akan menyebut angka Rp 800 ribu.

"Biasanya tamu akan nawar. Tapi ada juga yang baik, gak nawar, langsung oke tarifnya segitu," terangnya.

Mengaku sudah lima tahun tinggal di Kota Jambi, ia juga bilang pernah menjadi SPG serta LC freelance.

Gampang-Gampang Susah

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jambi Arif Munandar saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu bilang tak gampang mendeteksinya.

"Memang sulit terdeteksi karena mereka yang di hotel-hotel mewah menggunakan jaringan online dan transaksinya juga online," katanya.

Namun untuk penindakan diakui Arif Munandar pihaknya tak punya wewenang.

Sejauh ini pihaknya hanya bisa melakukan pembinaan.

“Mereka yang terjaring razia misalnya setelah melalui assessment di dinsos kota atau kabupaten kemudian dikirim ke panti sosial kita untuk dilakukan pembinaan," katanya.

 

Selanjutnya melalui panti sosial PSK yang terjaring akan dibina selama satu tahun, dibekali dengan keterampilan, pembinaan spiritual dan psikologi sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.

"Biasanya dalam satu tahun ada 15 sampai 20 orang yang kita lakukan pembinaan dan kemudian setelah itu kita pulangkan ke daerah masing-masing," kata Arif.

Editor: Tommy Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved