Berita Selebritis

Terungkap Alasan Galih Ginanjar Sebut Ikan Asin ke Mantan yang Diduga Fairuz, Ini Kata Polisi

Terungkap Alasan Galih Ginanjar Sebut Ikan Asin ke Mantan yang Diduga Fairuz, Ini Kata Polisi

Terungkap Alasan Galih Ginanjar Sebut Ikan Asin ke Mantan yang Diduga Fairuz, Ini Kata Polisi
Kolase Youtube Trans 7 dan Instagram @fairuzarafiq
Galih Ginanjar menangis ingat putranya dengan Fairuz A Rafiq, Faaz 

Terungkap Alasan Galih Ginanjar Sebut Ikan Asin ke Mantan yang Diduga Fairuz, Ini Kata Polisi

TRIBUNJAMBI.COM - Aparat kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap aktor Galih Ginanjar terkait penghinaan terhadap mantan istrinya, pesinetron Fairuz A Rafiq, dalam kasus bau ikan asin.

Polisi pun mengungkap motif Galih mengucapkan kata-kata yang menyindir Fairuz tersebut.

Terungkap, bahwa Galih mengakui ingin mempermalukan mantan istrinya itu yakni Fairuz dengan mengatakan organ intimnya bau ikan asin.

"Dari keterangan saudara Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, ya memang intinya yang bersangkutan mengakui bahwa dia mengatakan seperti itu," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/7/2019).

"Dia motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya itu. Intinya untuk mempermalukan. Makanya nanti kita akan memeriksa kembali siapakah yang mewawancarai dia, siapa yang merekam, siapa yang mengupload di youtube, semuanya dalam proses pemeriksaan saksi-saksi," papar Argo.

Baca: 8 Waria dan PSK Digerebek Satpol PP Saat Razia di Pasar Jambi

Baca: 4.849 Siswa Lulus di SMPN Kota Jambi, 4 Sekolah Belum Penuhi Kuota

Baca: Enam Bulan Terjadi 69 Kecelakaan di Bungo, 13 Orang Tewas

Baca: Etape Ketujuh Tour de Singkarak Lewati Jalur Kerinci, Ini Jadwalnya

Baca: Anaknya Tak Diterima Sekolah, Orang tua Siswa di Jambi Sesalkan Sistem Zonasi

Meski sudah mengakui pernyataannya dan motifnya ingin mempermalukan, Galih belum dinaikkkan statusnya menjadi tersangka.

"Status saudara Galih masih saksi, belum tersangka, kita periksa saksi lainnya dulu," kata Argo.

Menurut Argo, dalam kasus ini pihaknya sudah memeriksa 5 orang saksi yakni saksi pelapor, terlapor yakni Galih dan saksi ahli.

"Kita sudah memeriksa 5 saksi, yaitu saksi pelapor dan saksi yang melihat, mengetahui dan mendengar. Ahli pun sudah kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi."

"Kemudian hari Jumat kemarin sudah memeriksa saudara Galih," kata Argo.

Sementara dua terlapor lainnya kata Argo yakni Rey Utami dan Pablo Benoa yang sedianya diperiksa Jumat lalu, tidak hadir dan meminta penundaan.

Argo mengatakan penyidik sudah menaikan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved