Kisah Militer RI

IQ Pasukan Denjaka yang Lebih Pasukan Lainnya, Kekuatan 1 Personel Setara 100 Lebih Tentara Biasa

IQ Pasukan Denjaka yang Lebih Pasukan Lainnya, Kekuatan 1 Personel Setara 100 Lebih Tentara Biasa

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Denjaka TNI AL 

Bahkan tahun-tahun sebelumnya tidak sedikit prajurit yang gagal dalam proses pendidikannya, dan hanya belasan saja yang diterima.

Baca: Terungkap Alasan Galih Ginanjar Sebut Ikan Asin ke Mantan yang Diduga Fairuz, Ini Kata Polisi

Baca: Pembangunan Arena MTQ di Bungo Dikebut, Pekerja Sampai Kerja Siang Malam

Denjaka
Denjaka (ist)

Bagi yang tidak berhasil dan gugur akan kembali lagi ke kesatuan sebelumnya.

Sementara jika prajurit berhasil masuk ke seleksi tahap 2 pun tidak semuanya bisa lolos.

Ya, pendidikan yang superketat dan superkeras ini harus dilakukan guna menjadi pasukan yang diunggulkan negara.

Detasemen Jela Mangkara (Denjaka) TNI AL
Detasemen Jela Mangkara (Denjaka) TNI AL 

Selain harus kuat secara fisik, para calon anggota Denjaka pun dituntut harus mempunyai IQ tinggi. Kenapa?

Ini karena pasukan elit Denjaka akan sering digunakan dalam masalah penyusupan di daerah operasi sehingga mereka harus bisa mengatasi masalah dengan cepat, baik secara individu maupun secara kelompok.

Selama dalam proses pendidikan, calon anggota hanya akan mendapatkan teori di dalam kelas 20% saja, selebihnya mereka akan berlatih langsung di dalam hutan, laut dan udara.

Ini karena mereka harus paham secara praktek bukan modal teroris yang nantinya akan sangat berguna untuk menjalankan misi rahasia secara sempurna.

Baca: 8 Waria dan PSK Digerebek Satpol PP Saat Razia di Pasar Jambi

Baca: Kasus Korupsi Irigasi Kerici, Ibnu Ziady Sebut Pembangunan Irigasi Masih Masa Pemeliharaan

Tidak mudah untuk bisa mendapatkan pelatihan dengan nilai sempurna, mereka harus mendapatkan pendidikan superketat dank eras, melakukan penyusupan dengan terjun payung, bergerak dengan cepat di dalam laut dan bertahan hidup di daratan.

Terpaan ombak di Laut Banyuwangi yang baisanya menghanyutakan perahu para nelayan harus bisa di atasi, mereka harus bertahan sekaligus menyelamatkan diri sendiri dan anggota lainnya.

Bahkan mereka kerap dilatih dengan kaki dan tangan yang terikat. Sangat berat sekali bukan

Setelah berhasil melawan ganasnya ombak dilautan, hal selanjutnya yang perlu calon anggota lakukan adalah bertahan hidup di dalam hutan, perbekalan yang diberikan pada para anggota pelatihannya hanyalah garam saja.

Latihan Militer Denjaka
Latihan Militer Denjaka (Tribunnews)

Bahkan air minum pun tidak dibekali. Mereka benar-benar harus mencari sendiri di dalam hutan.

Sementara proses pelatihannya biasanya dilakukan di Alas Purwo.

Tepat di tengah hutan, mereka harus bisa bertahan hidup selama berhari-hari.

Tak jarang mereka memutuskan untuk berburu binatang buas, seperti ular. Namun kalau mereka hanya mampu menangkap seekor monyet, maka binatang itulah yang akan menjadi santapannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved