Pemakaman Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sasonolayu Diwarnai Tangisan Ayah, Pesan Terakhir :Doakan Saya

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho meninggal di Guangzhou, Cina sekira pukul 02.20 dini hari waktu setempat.

Editor: andika arnoldy
Kompas.TV
ayah Sutopo, Suharsono ketika di pemakaman Sutopo Purwo Nugroho 

"Kami keluarga sangat berduka, saya berharap bapak sudah tidak lagi merasakan sakit dan semoga bapak ditempatkan di sisi Allah yang terbaik," pungkasnya.

Baca: Kamu Lulusan SMA/SMK dan Sedang Mencari Kerja? BUMN Ini Buka Lowongan Kerja, Segera Siapkan Lamaran

Penyebab Mneinggalnya Sutopo

Diwartakan sebelumnya, penyebab Sutopo Purwo Nugroho ini bukan karena penyakit kanker paru-paru stadium 4B yang dideritanya sejak 2017 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Konsul Jenderal RI di Guangzhou, Gustanto mengatakan bahwa mendiang Sutopo meninggal dunia karena komplikasi sejumlah penyakit.

Diantaranya meliputi gagal jantung hingga pneumonia.

Pernyataan sang konsul jenderal RI ini pun diperoleh dari pihak RS Modern Guangzhou, China.

"Penyebab kematian beliau adalah cardiac heart attack. Berita ini datang dari rumah sakit," jelas Gustanto saat menjemput jenazah Sutopo di Terminal Kargo Jenazah, Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (7/7/2019) malam dilansir dari TribunJakarta.

Bukan hanya gagal jantung, tapi pria yang akrab dipanggil pak Topo itu juga meninggal dunia setelah mengidap Pneumonia.

Pneumonia adalah penyakit infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak.

Gustanto melanjutkan, penyebab lainnya adalah left lung adenocarcinoma atau adenokarsinoma paru kiri.

"Penyebab utamanya yaitu selain Pneumonia ada left lung adenocarcinoma, yang mengenai kidney (hati) dan beberapa bagian lainnya seperti liver," ujar Gustanto.

Sementara itu, akun BNPB ini menyebut kanker paru-paru yang diidap Sutopo Purwo Nugroho ini sudah menyebar ke tulang dan bebrapa organ tubuh.

"Pak Sutopo meninggal dunia saat sedang menjalani pengobatan penyakit kanker yang dideritanya di St. Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, China, sejak 15 Juni 2019 yang lalu. Kanker yang dideritanya telah menyebar ke tulang dan beberapa organ vital tubuh," seperti ditulis Humas di akun instagram BNPB.

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved