Pemakaman Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sasonolayu Diwarnai Tangisan Ayah, Pesan Terakhir :Doakan Saya

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho meninggal di Guangzhou, Cina sekira pukul 02.20 dini hari waktu setempat.

Editor: andika arnoldy
Kompas.TV
ayah Sutopo, Suharsono ketika di pemakaman Sutopo Purwo Nugroho 

"Ya tidak ada, karena memang saya optimis anak saya sembuh," ujar Suharsono.

Kepala Pusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho memiliki keinginan yang belum tercapai hingga akhir hayatnya karena kanker paru-paru.

Tim penggali tengah menyiapkan pemakaman di TPU Sasonoloyo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Boyolali, yang akan menjadi peristirahatan terakhir Sutopo Purwo, Senin (8/7/2019).
Tim penggali tengah menyiapkan pemakaman di TPU Sasonoloyo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Boyolali, yang akan menjadi peristirahatan terakhir Sutopo Purwo, Senin (8/7/2019). (TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi)

Keinginan tersebut memberangkatkan kedua orangtuanya, yakni Suharsono dan Sri Roosmandari, menunaikan haji ke tanah suci Mekah.

"Memang dia dulu bilang, katanya bapak kalau nanti sewaktu-waktu sudah siap akan dia naikkan haji ke Mekah," cerita Suharno.

"Ya saya doakan saya siap kapan-kapan kata saya," Suharsono menambahkan. 

Keinginan tersebut belum bisa Sutopo wujudkan hingga akhirnya hayatnya.

Baca: Tsamara Amany Dilamar! Profil Ismail Fajrie Alatas, Profesor Kajian Islam di New York, Beda 13 Tahun

Sementara itu, sang anak Ivanka Rizaldy juga pernah video call dengan Sutopo sehari sebelum sang ayah meninggal dunia.

Ia menyebut video call dengan Sutopo.

Saat video call, kondisi Sutopo bahkan terlihat baik-baik saja, masih bisa jalan, bicara bahkan makan.

"Bapak sudah bisa jalan, bicara, bahkan pagi kemarin sempat video call dengan saya," imbuh Ivanka, dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, Minggu (7/7/2019).

Meski menyebut ayahnya sudah mengalami kemajuan, Ivanka mengatakan Sutopo sempat drop karena flu hingga tak bisa tidur.

"Cuma mungkin kemarin agak drop karena flu. Terus dikabarkan oleh mama juga, dokter sempat kasih obat yang ada kandungan adrenalinenya, hingga bapak sempat tak bisa tidur,"

"Lalu saya dikabarkan tadi malam jam 1 lebih bapak sudah tidak ada," kenang Ivanka.

Dengan suara bergetar dan air mata yang menetes di kedua pipinya, Ivanka memohon publik Tanah Air untuk mendoakan yang terbaik bagi mendiang sang ayah.

Ia juga berharap bila semua kesalahan yang diperbuat ayahnya selama ini secara secara mau pun tidak untuk dimaafkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved