Kisah Militer RI
Beda Level dengan Satuan Elite Asing, Lihat Kejamnya dan Ngerinya Latihan Kopaska TNI AL yang Ganas
Beda Level dengan Satuan Elite Asing, Lihat Kejamnya dan Ngerinya Latihan Kopaska TNI AL yang Ganas
Kemudian harus sudah pernah bertugas di kapal TNI AL selama dua tahun atau lebih.
Sementara itu latihan yang harus dilalui oleh calon anggota Pasukan Katak disebut juga dikenal sangat berat.
Minggu pertama yakni calon prajurit harus menjalani hellweek.
Latihan yang benar-benar menguras emosi, tenaga dan keringat sampai ke tetes terakhir.

Dalam buku Kopaska, Spesialis Pertempuran Laut Khusus yang diterbitkan dalam rangka 50 tahun Kopaska Hellweek merupakan saat-saat paling sulit yang mesti dilalui oleh calon prajurit Kopaska.
Setiap calon pasukan katak tak pernah diberi tahu kapan rangkaian hellweek dimulai.
Bisa saja tiba-tiba saat mereka belajar di kelas, atau saat tidur terlelap.
Hellweek dibuka dengan ritual bersama-sama memakan nasi komando.
Yakni nasi hasil blenderan nasi, lauk pauk, telur mentah, minyak ikan dan terasi.
Makanan ditaruh dalam satu tempat dan dimakan secara bergiliran.
Jika salah satu muntah di tempat itu, maka yang berikutnya tetap harus memakan nasi komando itu sampai tandas.
Baca: Walikota Sy Fasha Bawa Kota Jambi Masuk 20 Besar Global Climate City Challenges (GCCC)
Baca: Laporan Hendri Novrizal Caleg PAN Untuk DPRD Bungo dikabarkan Sudah Diregister DKPP
Baca: KPU Ajukan Rp 370 M Anggaran Pilkada Gubernur Jambi, Setelah Rasionalisasi Berkurang Jadi Rp 186,3 M
Minuman yang diberikan adalah jamu brotowali meski menyehatkan, tapi rasanya pahit.
Selama pendidikan, nama mereka diganti dengan nama hewan laut seperti tongkol, udang, paus, kakap.
Tak ada paksaan untuk mengikuti latihan ini, para prajurit yang tak kuat bisa berhenti kapan saja.
Siswa yang gugur atau mengundurkan diri diminta meletakkan topi bajanya di pinggir lapangan.

Setelah lulus Hellweek para prajurit ini dikenalkan berbagai senjata dan memulai latihan menembak.