Kisah Militer RI

Beda Level dengan Satuan Elite Asing, Lihat Kejamnya dan Ngerinya Latihan Kopaska TNI AL yang Ganas

Beda Level dengan Satuan Elite Asing, Lihat Kejamnya dan Ngerinya Latihan Kopaska TNI AL yang Ganas

Editor: Andreas Eko Prasetyo
TribunJabar.com
Kopaska 

Setelah ledakan, muncul Joko dan Emil dari kolong dermaga.

Rupanya mereka berdua adalah pelaku demo peledakan yang menggetarkan itu.

Joko dan Emil yang mengenakan perangkat SCUBA dan tubuh penuh lumpur mendekati Soekarno di podium.

Semua hadirin terkagum-kagum melihat aksi pasukan komando tersebut.

Bung Karno yang mengenakan pakaian kebesaran putih-putih tak risau disalami dua prajurit yang tangannya masih belepotan lumpur itu.

Soekarno dan Kopaska
Soekarno dan Kopaska (Kolase/Ist)

Beliau malah tersenyum bangga.

Dengan kagum, Soekarno menepuk pundak kedua anggota pasukan katak itu.

"Angkatan Lautku lengkap sudah," mungkin itu yang ada di pikiran Soekarno saat itu.

Baca: BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami dari Gempa 7,1 SR di Ternate di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Baca: Dahnil Anzar Ditantang Politisi PDIP, Sebut Nama yang Halangi Habib Rizieq Pulang, Ini Reaksinya

Baca: MEMULANGKAN Habib Rizieq jadi Syarat Rekonsiliasi, Ali Ngabalin: Tidak Mungkin Presiden Lakukan Itu

Aksi itu pula yang membuat Soekarno mantap memerintahkan ALRI membentuk Komando Pasukan Katak.

Dua tahun kemudian, 31 Maret 1962, pasukan elite ini dibentuk.

Syarat Menjadi Anggota Kopaska

Setahun setelah dibentuk Kopaska kerap diturunkan dalam misi pertempuran setengah mustahil.

Untuk itulah diperlukan orang-orang terbaik untuk menjadi prajurit Pasukan katak.

Syarat utama untuk menjadi Manusia Katak yakni wajib dari Korps Pelaut.

Alasan kenapa harus pelaut karena seorang anggota pasukan katak harus mengetahui konsep perang laut.

Mereka sudah harus tahu bagian-bagian kapal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved