Kubur Tempayan di Sungai Bahar Diyakini Peninggalan Sebelum Budha di Sumatera

Warga Desa Paca Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi dihebohkan dengan temuan tempayan diduga peninggalan prasejarah.

Kubur Tempayan di Sungai Bahar Diyakini Peninggalan Sebelum Budha di Sumatera
facebook
Temuan situs Kubur Tempayan di Desa Panca Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi ditemukan oleh warga. Satu dari dua tempayan yang ditemukan dalam kondisi pecah 40 keping. Warga juga temukan 6 benda logam berbentuk pisau diduga untuk meramu dan berburu. 

Kubur Tempayan di Sungai Bahar Diyakini Peninggalan Sebelum Budha di Sumatera

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Desa Paca Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi dihebohkan dengan temuan tempayan diduga peninggalan prasejarah beberapa waktu lalu.

Terkait temuan situs ini, Ketua Kelompok Kerja Perlindungan BPCB Jambi, Agus Sudaryadi mengatakan temuan kubur tempayan sendiri menurut penjelasan Agus Sudaryadi selaku arkeolog bukan pertama kali. Temuan serupa juga sebulumnya sudah ada.

Yakni di situs Lebak Bandung, Kota Jambi diteliti tahun 1996, Situs Renah Kemumu Kabupaten Merangin tahun 2005, Situs Lologedang, Kerinci tahun 2008 dan Situs Muak tahun 2009 di Kabupaten Kerinci.

Kubur tempayan merupakan situs penguburan oleh masyarakat diduga pada masa Neokitikum. Agus mengatakan ada dua kemungkinan jika berbicara terkait masa kubur tempayan.

Baca: Kubur Tempayan Ditemukan di Sungai Bahar, Muarojambi

Baca: Ribuan Ikan Mati di Embung Penyengat Olak, Dinas Perikanan Uji Sampel Air Gambut

Baca: Dianggap Sebagai Provokator, Tujuh Mahasiswa Unaja Terancam Skorsing

Baca: 243 Kontingen se Indonesia akan Berebut Juara di Kejurnas Dayung Jambi

Baca: INFO PENTING, Besok PLN Jambi akan Lakukan Pemadaman

Ia mengatakan kemungkinan besar pada masa sebelum masuknya pengaruh Budha di Sumatera. Atau kah di masa masuknya pengaruh Budha namun karena lokasi temuan jauh dari percandian sehingga daerah ditemukannya situs kubur tempayan di Sungai Bahar masih belum tersentuh pengaruh Budha saat itu.

Temuan kubur tempayan juga tidak hanya di Sumatera. Namun juga ditemukan di Pulau Jawa, Bali da Nusa Tenggara.

"Diperikaran pada masa Sriwijaya, sebelum masa sebelum masehi hingga abad ke 5 sampai abad ke 7, karena pengaruh Budha sendiri masuk Sumatera dan Jawa di abad ke 5 masehi," ujarnya.

Untuk situs kubur tempayan di Sungai Bahar sendiri kata Agus masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, "Secepatnya memang harus kita lakukan penelitian lebih lanjut," ujarnya, Jumat (5/7/2019).

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved