Berita Viral

Meski Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Bogor Tetap Dijadikan Tersangka

Meski Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Bogor Tetap Dijadikan Tersangka

Meski Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Bogor Tetap Dijadikan Tersangka
IST
Polisi Bongkar Fakta Sosok Wanita Membawa Anjing ke Masjid, Penyebab Masalah hingga Videonya Viral! 

Meski Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Bogor Tetap Dijadikan Tersangka

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah viral di media sosial akan aksi seorang wanita berkacamata membawa seekor anjing ke dalam masjid,

Pihak Polres Bogor pun telah menetapkan wanita pembawa anjing ke dalam masjid di Bogor, Jawa Barat, SM (52) sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Diberitakan TribunWow.com dari Kompas.com, Kapolres Bogor AKBP AM Dicky memaparkan, ada dua alat bukti yang cukup untuk menjadikan SM ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.

Dua alat bukti tersebut adalah persesuaian keterangan, termasuk barang bukti berupa pakaian dan alas kaki.

Baca: Rawan Gempa, BPBD Kerinci Minta Dipasang Alat Pendeteksi Gempa Bumi

Baca: Sedang Tayang! ILC TV One Hadirkan Rocky Gerung, Mahfud MD dan Sujiwo Tedjo, Live Streaming Sekarang

Baca: Sakit Hati Diskors Pihak Sekolah,Oknum Guru Honorer di Surabaya Mencuri Belasan Komputer di Sekolah

Baca: Setelah Cuti, ILC Tayang Lagi Malam Ini, Live Streaming di TV ONE, Karni Ilyas Dapat Banyak Kritik

Dicky menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyidikan secara menyeluruh dengan menimbang alasan pemaaf sebagaimana diatur dalam Pasal 44 KUHP.

"Kalau pun nanti hasilnya memang memiliki gangguan kejiwaan seperti yang dimaksud pada Pasal 44 ayat 2 KUHP, semuanya nanti akan diputuskan di pengadilan, jadi atas keputusan hakim," kata Dicky di Mapolres Bogor, Cibinong, Selasa (2/7/2019).
Seorang wanita berkacamata hitam diperika Polres Bogor setelah aksinya viral di Media Sosial Twitter
Seorang wanita berkacamata hitam diperika Polres Bogor setelah aksinya viral di Media Sosial Twitter ((Dokumentasi Polres Bogor))

Baca: Aturan Kementerian Berubah, Puluhan Proyek Dinas PUPR Batanghari Mandek

Baca: Ketua RT Dibacok Saat Nasehati Pria yang Diduga Berselingkuh dan Kerap Berbuat Asusila!

Baca: Ini Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Tanjab Barat, Banyak yang Masih Muda

Baca: Siap-siap Pemerintah Akan Blokir Ponsel Blackmarket Tahun Ini Dengan Validasi IMEI

Baca: VIDEO: Detik-detik Bus Pontianak-Pangkalanbun Alami Kecelakaan, Terdengar Teriakan Penumpang

Dicky menjelaskan, perbuatan pidana SM akan tetap disidik oleh pihak kepolisian.

Dalam persidangan nantinya akan dihadirkan ahli medis untuk membuktikan apakah SM benar memiliki gangguan kejiwaan atau tidak.

"Jadi perbuatan pidananya tetap kita sidik. Nanti bukti keterangan ahli medis juga nanti akan sampaikan di depan muka pengadilan sehingga nanti keputusannya apakah itu menjadi alasan pemaaf atau tidak," ungkapnya.

"Untuk proses hukumnya memang tetap dilaksanakan seperti itu. Ini 1x24 jam kita sudah menentukan tersangka kemudian status penahanan dan kita jamin bahwa kasus ini tetap dilaksanakan penyidikannya sampai tuntas," sambungnya.

Baca: Sambut 21 Personel Sabhara BKO Jakarta, Polres Tanjab Timur Langsung Kasih Cuti 4 Hari

Sementara itu mengutip TribunBogor, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan, status tersangka SM didasarkan pada alat bukti beberapa keterangan saksi sejumlah 5 dan persesuaiannya dan barang bukti berupa rekaman video serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM yang masuk ke dalam masjid.

"Penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan menaikan status SM menjadi tersangka dengan pasal persangkaan pasal 156a terkait penodaan atau penistaan agama," kata Ita dalam keterangannya, Selasa (2/7/2019).

Baca: Timnas U-19 Indonesia Terbebas Dari Grup Neraka Piala AFF U-18 2019, Fakhri Husaini Panggil 33 Nama

Terkair riwayat masalah kejiwaan yang dialaminya, Ita menjelaskan, saat ini SM masih diobservasu di RS Polri dengan penjagaan anggota Polri.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved