Susah Move On? Ternyata 7 Faktor Ini Yang Bikin Sulit, Salah Satunya Masih Fokus Memori Indah

Idealnya, 'move on' dan pulih dari rasa sakit berpisah dengan kekasih akan hilang seiring dengan berakhirnya hubungan dan berjalannya waktu.

Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Susah Move On? Ternyata 7 Faktor Ini Yang Bikin Sulit, Salah Satunya Masih Fokus Memori Indah 

"Pada pola pikir ini, jika hubungannya gagal maka kamu akan merasa kamu tidak cukup baik dan tidak cukup baik pula untuk hubungan lainnya," kata Chong.

Jika pola pikir ini terus tertanan, maka hal itu akan memengaruhi hidupmu. Padahal, faktanya ada banyak sekali orang di dunia yang cocok satu sama lain, dan tidak ada yang bisa menghentikanmu dari mendapatkan cinta yang baru, kecuali perilakumu sendiri.

3. Merasa menderita
Jika kamu terus dihinggapi perasaan negatif dari masa lalu, kamu mungkin akan terkurung dalam pola pikir bahwa kamu pantas menderita.

Kondisi ini semakin memperlambat proses pemulihanmu dari patah hati.

"Perasaan menderita bisa terasa sangat familiar bagimu atau bahkan kamu merasa candu terhadap perasaan tersebut, sama halnya seperti kamu candu terhadap rokok," ujar Chong.

Terkadang, menderita justru menjadi hal terakhir yang tersisa dalam sebuah hubungan, dan kamu takut jika meninggalkannya maka tidak punya apa pun yang tersisa dari hubungan itu.

Dengan kata lain, kamu menikmati rasa tersiksa itu.

4. Masih berteman dengan mantan 
Psikolog klinik, Roxy Zarrabi mengatakan, jika kamu masih menjaga komunikasi dengan mantan atau masih berteman di media sosial, maka hal itu akan terus mengingatkanmu tentang kehilangan yang kamu alami.

"Secara simultan ini bisa meningkatkan harapan kembali membina hubungan di kemudian hari," kata Zarrabi.

Tetap menjaga komunikasi, berada di lingkungan sosial yang sama atau masih berteman dengan mantan di media sosial bisa memperburuk keadaan, dan semakin membuatmu sulit "move on".

5. Kehilangan identitas dalam hubungan 
Menurut Zarrabi, jika kamu kehilangan identitas dan sistem pendukung (support system) saat berada pada hubungan sebelumnya, kamu akan sulit untuk "move on".

Kamu bisa jadi tidak mengenal betul siapa dirimu setelah tidak lagi bersama mantanmu.

Fokuslah mengembalikan rasa-rasa terhadap dirimu sendiri setelah putus dan membangun sistem pendukung baru yang tidak bergantung pada pasangan.

Hal ini akan membantumu "move on" dari hubungan masa lalu dan pikiran trauma yang menghantui.

6. Menghindari rasa sedih
"Ketika seseorang mengalami kehilangan, ada tendensi untuk menjauhkan perasaan-perasaan sedih tersebut." "Namun hal itu justru memperlambat masa pemulihan," kata Zarrabi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved