Susah Move On? Ternyata 7 Faktor Ini Yang Bikin Sulit, Salah Satunya Masih Fokus Memori Indah

Idealnya, 'move on' dan pulih dari rasa sakit berpisah dengan kekasih akan hilang seiring dengan berakhirnya hubungan dan berjalannya waktu.

Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Susah Move On? Ternyata 7 Faktor Ini Yang Bikin Sulit, Salah Satunya Masih Fokus Memori Indah 

Wajah mantan sering terbayang-bayang, apalagi saat kamu sedang sendirian.

Putus cinta memang hal yang sulit dan menyakitkan bagi yang mengalaminya.

Namun, tak semua orang bisa melaluinya dengan mudah. Proses melupakan mantan bahkan bisa saja berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Beberapa pakar mencoba menjelaskan apa yang membuat seseorang sulit "move on" dari hubungan masa lalu. 

Jika kamu merasakan hal yang sama, simaklah poin-poin berikut:

1. Terlalu fokus pada memori indah
Pakar perilaku manusia sekaligus penulis "Get Over Your Ex Now!", Patrick Wanis, Ph.D, mengatakan hal ini disebut "euphoric recall" atau ingatan euforia.

Kondisi ini membuat seseorang terus-menerus mengingat memori dari kejadian atau orang di masa lalu lewat sisi positif.

Di sisi lain dia lupa atau mengabaikan aspek-aspek negatifnya. Meski disebut "recall" atau yang berarti memanggil kembali, namun kondisi ini membuat seseorang mengenang langsung dan mengalami kesenangan dari mengingat memori lama tersebut.

Wanis menjelaskan, fenomena yang sama terjadi pada kondisi kecanduan dan kerap dikaitkan dengan bagian otak yang mengatur rasa senang atau bahagia.

Kondisi inilah yang membuat seseorang sulit "move on".

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Minggu 30 Juni 2019: Aries Sampai Korbankan Keluarga? Leo Hari Menantang

Baca: DIBAYAR 200 Juta Sekali Tampil, Aksi Rosa Meldianti Joget di Depan Pria Ini Jadi Sorotan

Baca: Sampai Hotman Paris Mau Melakukan Hal Gila! Ini Penampakan Berlian Barbie Kumalasari yang Viral

Baca: Peluang Prabowo Subianto Habis Jika Maju di Pilpres 2024, Pengamat Sebut Tak Laku dan Makin Tua

Pendiri LUMA-Luxury Matchmaking, April Davis mengatakan, jika kita hanya mengingat hal-hal indah bersama mantan, maka kita akan sulit untuk berjalan ke depan.

"Lebih baik menanamkan di pikiran bahwa mereka menjadi mantan karena suatu hal dan baik pula mengingat bahwa kebersamaan di masa lalu itu juga diwarnai hal-hal yang tidak indah," katanya.

2. Menganggap mantan adalah yang terbaik
Menurut Pelatih transformasional yang memiliki spesialisasi di pemulihan pasca-putus hubungan, Cherlyn Chong, kita akan sulit "move on" jika terus memikirkan bahwa sang mantan adalah yang terbaik yang bisa kita dapatkan.

Lalu, kita pun berpikir tidak akan pernah menemukan yang lebih baik dari dia. Pola pikir ini menghambat kita untuk berkembang.

Jika kamu mengalami hal ini, artinya kamu sudah meletakkan hubungan di atas kepentingan lainnya. Pada situasi ini, Chong menjelaskan, kepercayaan dirimu bahkan sudah bergantung pada mantanmu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved