Sengketa Pilpres 2019

Siapa Sebenarnya Anwar Usman Ketua Mahkamah Konstitusi Pernah Jadi Guru Honorer Sekolah Dasar

Anwar Usman dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018-2020. Sebelum berkiprah sebagai hakim, Anwar Usman memulai kariernya sebagai g

Siapa Sebenarnya Anwar Usman Ketua Mahkamah Konstitusi Pernah Jadi Guru Honorer Sekolah Dasar
Tribunnews/Jeprima
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres mengagendakan pemeriksaan pendahuluan kelengkapan dan kejelasan pemohon dari tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN). 

Selama menjadi mahasiswa, Anwar Usman aktif dalam kegiatan teater di bawah asuhan Ismail Soebarjo. Anwar Usman tergabung dalam anggota Sanggar Aksara.

Pada 1980, Anwar Usman pernah beradu akting dalam sebuah film garapan sutradara Ismail Soebardjo yang dibintangi oleh Nungki Kusumastuti, Frans Tumbuan, dan Rini S. Bono. Walaupun hanya mendapatkan peran kecil, bagi Anwar Usman hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bisa bergabung dengan sutradara sehebat Bapak Ismail Soebarjo. Saat itu filmnya yang berjudul ‘Perempuan dalam Pasungan’ mendapat penghargaan sebagai Film Terbaik dalam ajang Piala Citra.

Namun, saat film ‘Perempuan dalam Pasungan’ sampai ke Bima, Anwar Usman mendapat kritik dari orang tuanya. Dalam film tersebut terdapat adegan Anwar Usman jalan berdua dengan seorang perempuan di Pasar Cikini yang menghebohkan warga kampung Anwar Usman di Bima pada saat itu. Setelah ayahnya tahu, keterlibatan Anwar Usman muda dalam dunia perfilman ditentang oleh ayahnya.

Keterlibatannya dalam dunia teater menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Anwar Usman. Dunia teater mengajarkan Anwar Usman banyak hal termasuk filosofi kehidupan. Menurut Anwar Usman, dunia teater mengajarkan kebajikan, cara bersikap, dan bertutur kata yang baik.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres mengagendakan pemeriksaan pendahuluan kelengkapan dan kejelasan pemohon dari tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN).
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres mengagendakan pemeriksaan pendahuluan kelengkapan dan kejelasan pemohon dari tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN). (Tribunnews/Jeprima)

Setelah mendapatkan gelar sarjana hukum pada 1984, Anwar Usmanmengikuti tes calon hakim dan dinyatakan lolos. Kemudian Anwar Usmandiangkat menjadi calon hakim Pengadilan Negeri Bogor pada 1985. Mulai dari titik inilah kariernya sebagai hakim dimulai.

Baca: Jangan Tertipu Wajah Manis Hakim MK Jelang Putusan, Ini Penjelasan Pakar Hukum Universitas Andalas

Baca: Harap-harap Cemas Sandiaga Uno Kumpulkan Seluruh Kuasa Hukum, Bahas Soal Sengketa Pilpres 2019 ?

Baca: Pengamat Ini Pesimis Mahkamah Konstitusi Akan Kabulkan Permintaan Prabowo-Sandi

Anwar Usman dikenal sebagai sosok yang sederhana. Anwar Usman tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan menduduki jabatan sebagai hakim konstitusi.

Pada 1997-2003 Anwar Usman menjadi Asisten Hakim Agung di Mahkamah Agung. Kemudian diangkat menjadi Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung selama 2003-2006. Saat menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian MA, Anwar Usman diangkat menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta pada 2005 sehingga Anwar Usman merangkap jabatan ganda.Selama 2006-2011 Anwar Usman juga tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung.

Kariernya sebagai hakim konstitusi resmi setelah mengucapkan sumpah di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta pada 2011. Anwar Usman diangkat sebagai hakim konstitusi melalui Keputusan Presiden No 18/P Tahun 2011 tertanggal 28 Maret 2011 menggantikan H M Arsyad Sanusi.

PEMILIHAN WAKIL MK - Hakim Agung MK Anwar Usman melaksanakan haknya memasukan surat suara dalam Rapat Pleno Pemilihan Wakil Ketua MK Periode 2015-2017 di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat , Senin (12/1). Dalam rapat itu, Arief Hidayat yang sebelumnya Wakil Ketua MK terpilih secara aklamasi menjadi Ketua MK, sedangkan Anwar Usman terpilih menjadi Wakil Ketua setelah memenangkan voting yang dilakukan hingga empat kali pungutan suara.

PEMILIHAN WAKIL MK - Hakim Agung MK Anwar Usman melaksanakan haknya memasukan surat suara dalam Rapat Pleno Pemilihan Wakil Ketua MK Periode 2015-2017 di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat , Senin (12/1). Dalam rapat itu, Arief Hidayat yang sebelumnya Wakil Ketua MK terpilih secara aklamasi menjadi Ketua MK, sedangkan Anwar Usman terpilih menjadi Wakil Ketua setelah memenangkan voting yang dilakukan hingga empat kali pungutan suara.

Halaman
1234
Penulis: andika arnoldy
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved