Sengketa Pilpres 2019

Siapa Sebenarnya Anwar Usman Ketua Mahkamah Konstitusi Pernah Jadi Guru Honorer Sekolah Dasar

Anwar Usman dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018-2020. Sebelum berkiprah sebagai hakim, Anwar Usman memulai kariernya sebagai g

Siapa Sebenarnya Anwar Usman Ketua Mahkamah Konstitusi Pernah Jadi Guru Honorer Sekolah Dasar
Tribunnews/Jeprima
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres mengagendakan pemeriksaan pendahuluan kelengkapan dan kejelasan pemohon dari tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN). 

TRIBUNJAMBI.COM- Anwar Usman dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018-2020. Sebelum berkiprah sebagai hakim, Anwar Usman memulai kariernya sebagai guru honorer di sebuah sekolah dasar di Jakarta.

Anwar Usman akan menjadi harapan bagi TKN Jokowi-Maruf, BPN Prabowo-Sandi dan KPU untuk memutuskan hasil sidang Sengketa Pilpres 2019. 

Istri Anwar Usman, Hj. Suhada merupakan seorang bidan yang mengurus Rumah Sakit Wijaya Kusuma, Lumajang dan Rumah Sakit Budhi Jaya Utama, Depok. Pernikahannya dengan Suhada, mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu, Kurniati Anwar, Khairil Anwar, dan Sheila Anwar.

Selain menjadi Ketua MK, Anwar Usman juga diangkat menjadi Ketua Yayasan di tempatnya pertama kali mengajar yang sekarang sudah berubah menjadi sebuah yayasan dengan berbagai jenis dan tingkatan pendidikan.

Anwar Usman selalu menjadikan keluarga sebagai penopang kariernya yang utama. Berkat dukungan istri dan ketiga anaknya lah Anwar Usmanbisa mencapai titik puncak kariernya sebagai hakim konstitusi.

Baca: Harap-harap Cemas Sandiaga Uno Kumpulkan Seluruh Kuasa Hukum, Bahas Soal Sengketa Pilpres 2019 ?

Baca: Jadwal Putusan Hasil Sengketa Pemilu Pilpres 2019 Mahkamah Konstitusi Paling Lambat di Tanggal Ini

Masa Kecil

Anwar Usman menghabiskan sebagian masa kecilnya di Nusa Tenggara Barat. Anwar Usman dibesarkan di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat. Setelah lulus dari SDN 03 Sila, Bima pada 1969, Anwar Usman melanjutkan pendidikannya di luar desa dan harus meninggalkan orang tuanya.

Anwar Usman melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) sampai 1975. Pria kelahiran Bima ini menghabiskan pendidikannya di PGAN selama enam tahun. Selama enam tahun tersebut Anwar Usman banyak belajar mengenai disiplin dan kemandirian. Setelah menyelesaikan pendidikan gurunya, Anwar Usman atas restu ayah dan ibunya merantau ke Jakarta.

Riwayat Karier

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).
Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). ((KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO))

Sebelum dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018-2020, Anwar Usman mengawali kariernya sebagai guru honorer pada 1975. Anwar Usman pernah menjadi guru honorer di SD Kalibaru Jakarta. Saat berprofesi sebagai guru, Anwar Usman melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta. Anwar Usman mendapat gelar sarjana hukumnya pada 1984.

Halaman
1234
Penulis: andika arnoldy
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved