Kisah Militer

Cara Kopassus Mendapat 'Ilmu Rahasia' Kebal, Tiga Jawara Banten Bentengi Pembebasan Sandera

Tiga orang jawara silat orang sipil menjadi ujung tombak Kopassus saat operasi pembebasan sandera di Desa Mapenduma.

Cara Kopassus Mendapat 'Ilmu Rahasia' Kebal, Tiga Jawara Banten Bentengi Pembebasan Sandera
Istimewa
Kopassus, pasukan elite TNI AD, saat beraksi memperlihatkan kemampuan. 

Mereka, H Tubagus Zaini, Tubagus Yuhyi Andawi dan Sayid Ubaydillah Al-Mahdaly merupakan jawara asal Banten.

Ketiga jawara pemilik ilmu adikodrati tersebut, dianggap berguna untuk menghalau serangan ilmu hitam pihak musuh.

“Waktu itu kami diminta membantu. Tugas kami memberikan perlindungan spiritual para anggota pasukan. Termasuk menangkal illmu gaib yang mungkin dipakai para penyandera,” ungkap Sayid Ubaydillah, seturut dikutip Kompas, 9 November 1998.

TNI, termasuk Kopassus, kala itu memang kesulitan menerabas lokasi penculikan di rimba belantara Mapenduma.

Itu lantaran tak memiliki peta daerah.

Kopassus Melempar Pisau
Kopassus Melempar Pisau (Kolase/Batalyon-32 Grup-3 Kopassus)

Selain menghalau ilmu gaib musuh, tiga pendekar tersebut dianggap perlu terlibat operasi pembebasan sandera penuh bahaya, karena memiliki ilmu kanuragan.

Jawara itu dapat melihat, mengendus dan meraba bahaya tanpa pancaindera sanggup melakukannya.

Pencak silat

Saat Operasi Timor-Timur pada 1988-1989, Douglas Wilson mengatakan Kopassus telah aktif memperkenalkan SMI kepada para pemuda lokal.

Seorang instruktur senior SMI bercerita pernah ada pelatihan anggota SMI di Timor-Timur.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved