Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kisah Pilu Dibalik Pakaian Necis Sutrisno Penjual Mie Lidi di Pekalongan

Sosok penjual mi lidi bernama Sutrisno ini mendadak viral lantaran dirinya berjualan mi lidi di pinggir jalan dengan berpakaian necis

Editor:
kolase Kompas.com/Ari Himawan
Kisah Pilu Penjual Mi Lidi di Pekalongan Berpakaian Necis saat Jualan yang Viral, Begini Kondisinya 

TRIBUNJAMBI.COM - Sosok penjual mie lidi di Pekalongan bernama Sutrisno ini mendadak viral lantaran dirinya berjualan mie lidi di pinggir jalan dengan berpakaian necis.

Pria penjual mie lidi menggunakan kemeja putih lengkap dengan dasi warna merah bak pegawai kantoran

Saat diwawancarai Kompas.com pada Jumat (21/6/2019), penjual mie lidi yang akrab disapa Reno ini menceritakan kisah pilu tentang keluarganya.

Diakui pria 23 tahun ini bahwa ia harus menggantikan peran ayahnya sebagai tulang punggung keluarga. Sedangkan ibunya hanya bekerja sebagai penjahit.

"Saya tulang punggung keluarga, ibu menjahit dan dua adik saya ada yang sekolah. Sementara bapak sakit sehingga membuat saya harus bekerja keras," ujar Reno seperti dikutip dari Kompas.com artikel 'Cerita Penjual Mi Lidi Ganteng sampai Pakai Pakaian Berdasi...'

Untuk mencukupi biaya hidup keluarga, Sutrisno memutuskan untuk mencari penghasilan tambahan dengan berjualan mi lidi.

Setiap sore, Sutrisno menyiapkan barang dagangan yang akan dijajakan bersama ibu dan kedua adiknya.

Setelah menggoreng dan menyiapkan mi lidi yang dibungkus satu per satu dari pukul 10.00-13.00 WIB, saatnya Sutrisno mandi dan bersiap untuk menjajakan barang dagangan.

Beruntung, kini usaha Sutrisno berbuah manis karena dari berjualan mi lidi inilah ia bisa meraup untung yang cukup besar, yakni Rp 150.000 sampai 200.000 setiap harinya. 

Diberitakan sebelumnya, kisah Reno berjualan mi lidi ini viral lantaran ia selalu berpakaian rapi saat menjajakan dagangannya di Alun-alun Pekalongan, Jawa Tengah. 

Warga Perumahan Tanjung, Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini mengaku jika ia sudah berdandan necis selama tiga bulan terakhir.

“Dandanan seperti ini sudah saya pakai sejak tiga bulan lalu,” katanya dikutip dari Tribun Jateng dikutip dari artikel 'Layaknya Pekerja Kantoran, Penjual Mie Lidi di Alun-alun Kota Pekalongan Ini Dandan Rapi & Berdasi'.

Baca: Pengantin Asal Blora Ini Bahagiakan Istri dengan Narik Gerobak, Bukan Mahar Mobil Mewah atau Berlian

Baca: Polri Persilahkan Kivlan Zen Tersangka Makar dan Kepemilikan Senpi Ajukan Praperadilan, Itu Haknya

Baca: Fakta Memilukan Om Banna Sepeda Motor yang Disembah di Kuil!

Baca: Panglima TNI dan Menko Maritim Luhut Panjaitan Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Soenarko

Penjual mi lidi
Penjual mi lidi (Kompas.com/Ari Himawan)

 

Tak tanggung-tanggung, Reno rela merogoh kocek sekitar Rp 1 juta untuk membeli kemeja, celana, serta dasi untuk menarik para pelanggan.

“Saya memang mempersiapkan setelan kemeja, ada dua setel yang saya pakai untuk jualan. Sekitar Rp 1 juta saya habiskan untuk membeli pakaian,” sambungnya.

Menurut penuturannya, penampilannya itu bukan karena faktor kesengajaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved