Akibatnya mereka memilih tidak tidak pakaibantalsama sekali untuktidur.
Jikabantalyang digunakan tidak nyaman,tidurakan terganggu.
Beberapa efek yang dirasakan lelah dan mengantuk keesokan harinya.
Tak hanya itu, kualitas tidur yang buruk bahkan dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti mudah stres, kecelakaan kerja, dan penyakit jantung.
Sejarah mencatat bahwa orang Mesir kuno sudah menggunakanbantaldari batu untuk mencegah masuknya serangga ke telinga.
Sementara, zaman dinasti China, bangsawan menggunakanbantaldari kayu untuk menjaga rambutnya tetap rapi.
Berdasarkan studi yang sama, orang yang sukatidurdenganbantaladalah mereka yang sudah terbiasatidurdenganbantal.
Jadi, mereka tetap memilihtidurpakaibantaldibanding tidak sama sekali.
Jadi, mana yang lebih baik?
Sehat atau tidak,tidurpakaibantalsebenarnya bergantung pada kenyamanan Anda.
Jika menggunakanbantaldapat mendukung kualitastidurAnda lebih baik, tidak masalahtidurdengan tambahanbantal.
Sementara, jika penggunaanbantalmenganggu kualitastidurAnda, tak perlu memaksakan untuktidurdenganbantal.
Temukan posisi senyaman mungkin agar Anda bisatidurdengan nyenyak.
Namun, bagi orang dengan masalah kesehatan tertentu, sepertisleep apnea, GERD (gastroesophageal reflux disorder), dan nyeri leher,bantalsangat diperlukan.
Pasalnya, ketiga penyakit ini sering kali mengganggutidur.
Sleep apneamerupakan gangguantiduryang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sejenak ketikatidur. Kondisi ini menyebabkan seseorang terbangun daritidurdengan napas terengah-engah.
Dengan menggunakanbantal, gejala tersebut dapat dikurangi maupun dicegah.
Serupa dengan GERD,bantaltidurjuga dapat membantu orang dengan kondisi ini.
Posisi kepala yang lebih tinggi dibandingkan perut dapat mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.
Begitu juga dengan orang yang sakit leher,bantaltambahan akan membantu menjaga tulang belakang tetap pada posisi yang tepat.
Pilihan bantal harus diperhatikan
Orang dengan kondisi di atas, memang tidak dianjurkan untuktidurtanpabantalkarena bisa memperburuk gejala.
Akan tetapi, pilihanbantaltidak boleh sembarangan.
Bantal yang dipilih haruslah lembut dan empuk.
Pilihlah desainbantalyang disesuaikan dengan kondisi yang dimiliki.
Bagi orang dengan GERD dansleep apnea, pilihlah bantak dengan bentuk bidang miring, yaitu tinggi di bagian kepala atas dan semakin menurun di sekitar leher dan bahu.
Sementara orang dengan nyeri leher, lebih baik memilihbantalyang tidak terlalu tinggi supaya tidak memicu ketegangan pada otot leher.
5 Kebiasaan Sering Dilakukan Sebelum Tidur Yang Bisa GangguKesehatanHingga Kanker!
Apa saja sih kegiatan kamu sebelumtidur?
Hal-hal yang kamu lakukan sebelumtidurternyata akan berdampak untuk kualitastidurkamu lho.
Jangan lakukan beberapa hal berikut ini jikatidurkamu ingin berkualitas, karena hal tersebut berbahaya untuk kesehatan psikologi, dan biologis kamu lho.
1. Memainkan Smartphone
Menurut beberapapenelitianmenyebutkan bahwa menggunakan perangkat elektronik, atau menonton televisi sebelumtidurdapat mengganggutidurkamu.
Robert Rosenberg, DO, penulisSleep Soundly Every Night, Feel Fantastic Every Day, merekomendasikan agar menjauhkan perangkat elektronik seperti smartphone dari diri kita satu jam menjelang tidur agar tidur kamu lebih sehat, dan berkualitas.
Memainkan smartphone ketika hendak tidur juga akan merusak kesehatan mata kamu lho, jadi jangan sampai menggunakan smartphone sampai tengah malam ya ladies, tidurlah yang cukup agar kesehatanmu tetap terjaga.
Jika kamu adalah salah satu orang yang sering mengkonsumsi suplemen kesehatan setiap hari, maka kamu harus menguranginya ketika menjelang jam tidur.
Menurut sebuah penelitian ada beberapa obat yang tidak baik dikonsumsi ketika menjelang tidur karena dapat mengganggu pencernaan ketika kamu tertidur.
Pil tidur biasanya menjadi alternatif untuk seseorang yang memiliki gangguan tidur, namun penggunaan obat-obatan ini juga harus dibatasi agar tidak terjadi dampak yang buruk seperti ketergantungan.
Mulailah menggunakan pola tidur yang baik, dan hindari obat-obatan yang tidak terlalu diperlukan.
3. Mengirim Pesan Kepada Teman
Ketika malam hari, biasanya banyak chat grup yang masuk karena setiap orang akan lengang ketika malam hari menjelang tidur.
Namun, ternyata membalas chat-chat tersebut pada malam hari akan mengganggu waktu tidur kamu lho.
Selain jam tidur kamu terganggu, hal lainnya adalah kamu akan keterusan untuk terus membalas pesan-pesan di grup tersebut karena obrolan di dalamnya cukup menyenangkan.
Nah, mulai hari ini dikurangi ya ladies, karena hal ini tidak baik untuk kesehatan kamu.
Gunakan waktu istirahatmu semaksimal mungkin agar tidur kamu lebih berkualitas, dan esok pagi terbangun dengan energi yang segar.
Kopi merupakan salah satu minuman yang biasa kita konsumsi ketika mengerjakan sesuatu agar membantu menahan kantuk.
Namun, ternyata kopi juga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi menjelangtidur.
Menurut sebuahpenelitiandi University of Colorado Boulder menunjukan bahwa mengonsumsi kopi menjelang waktutidurdapat mengganggu kualitastidur, dan juga dapat merusak kesehatan psikologi, dan biologis seseorang.
Selanjutnya, dilansir dariFox News, gangguan pada biologis tersebut dapat berdampak pada sel-sel yang ada pada tubuh kita, seperti sel otot, sel lemak, dan lainnya.
Lebih parahnya bisa berpotensi menyebabkan banyak gangguan kesehatan seperti obesitas, kanker, dan lainnya.
Nah, mulai sekarang jangan konsumsi kopi menjelang waktutidurya.
5. Mengkonsumsi Makanan Pedas
Makanan pedas mungkin sudah menjadi makanan yang biasa dikonsumsi untuk sebagian orang, selain untuk meningkatkan nafsu makan, makanan pedas juga dapat membantu kamu untuk menahan kantuk, dan melepaskan stres.
Namun, jangan salah lho ladies, ternyata mengkonsumsi makanan pedas ketika menjelang tidur sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan perut menjadi panas, dan nyeri pada ulu hati.
Tentunya hal ini akan berdampak pada kualitas tidur kamu bukan?
Mulai hari ini, hindari makanan pedas ketika mendekati jam tidur ya ladies, agar tidur kamu lebih berkualitas.
6 Hal Biasa di Kehidupan Sehari-hari Ini Ternyata Bantu Menurunkan Berat Badan, Termasuk Saat Tidur
6 hal biasa di kehidupan sehari-hari Ini ternyata bantu menurunkan berat badan.
Dari 6 hal biasa ini, beberapa di antaranya merupakan hasilpenelitian.
Sejauh ini ada dua pendekatan yang umum dilakukan oleh orang yang ingin menurunkan berat badan, diet dan olahraga.
Namun seringkali kedua cara ini berjalan dengan tidak optimal atau terhadang oleh beberapa kendala.
Dikumpulkan dari berbagai sumber, berikut ini adalah enam cara yang dipercaya dapat membantu Anda untuk sukses dalam proses penurunan berat badan.
1. Tidur dengan suhu ruangan rendah
Suhu yang dingin dapat memicu pembakaran lemak tubuh.
Menurunkan suhu pendingin ruangan pada waktu malam akan mendorong tubuh untuk membakar lebih banyak lemak.
Tubuh membutuhkan panas yang lebih banyak untuk menahan dingin dan bahan bakar panas tersebut adalah lemak di tubuh Anda.
Dengantidurdi ruangan yang dingin, tubuh Anda akan mengalami penurunan suhu, sementara itu tubuh akan secara otomatis membakar lemak demi pencapaian suhu tubuh yang ideal.
2. Gambar makanan sehat
Menempelkan gambar-gambar makanan sehat rendah kalori di pintu kulkas, akan mendorong Anda membatasi jumlah kalori.
Tidak percaya? Coba saja.
Pada dasarnya hal ini secara tidak sadar membuat kita membandingkan tingkat sehat makanan yang akan kita ambil di dalam kulkas dengan gambar makanan yang kita tempel.
3. Meja kerja yang rapi
Meja kerja yang tertata rapi dapat mendorong Anda merapikan hal-hal lain dalam hidup, termasuk pola makan.
Ini artinya, Anda lebih terpicu memilih makanan sehat rendah kalori, alih-alih junk food berlemak.
Beberapa cara di atas memang terdengar sepele. Namun keseluruhan hal ini adalah hasil dari berbagaipenelitianyang berbeda.
Setidaknya enam cara di atas bukanlah hal yang merugikan untuk Anda coba.
4. Aroma peppermint
Aroma peppermint dapat membantu Anda mengendalikan rasa lapar.
Indra penciuman memang berkaitan dengan otak. Bahkan beberapa aroma dapat membuat otak bereaksi untuk melakukan hal tertentu.
Salah satunya adalah aroma peppermint yang dapat membuat otak mengurangi kadar lapar.
Dengan rutin mencium aroma peppermint, secara tidak langsung Anda akan membatasi jumlah kalori asupan.
Tidak harus langsung melalui daun peppermint, Anda dapat menggunakan minyak aroma terapi sebagai sumber bau. (*)