Arus Balik 2019

Lonjakan Pemudik di Bandara Sultah Thaha Jambi H+3, Capai 5.253 Penumpang

Lonjakan Pemudik di Bandara Sultah Thaha Jambi H+3, Capai 5.253 Penumpang

Lonjakan Pemudik di Bandara Sultah Thaha Jambi H+3, Capai 5.253 Penumpang
Tribunjambi/Fitri Amalia
Yogi P. Wandi EGM Bandara Sultan Thaha Jambi saat ditemui diruangannya 

Lonjakan Pemudik di Bandara Sultah Thaha Jambi H+3, Capai 5.253 Penumpang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Selama libur lebaran, total pergerakan pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi mulai dari 29 Mei hingga 13 Juni 2019 sebanyak 702 pergerakan.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, secara umum masih lebih baik tahun kemarin. Penurunan tidak hanya di Bandara Sultan Thaha jambi, hal ini juga dialami hampir di semua bandara.

Baca: Rekaman Video Istri Hajar Suami saat kemudikan Bus Karena Ketahuan Bawa Selingkuhan Ketika Bekerja

Baca: Arus Balik Penumpang di Pelabuhan Roro Membludak, Bupati Safrial Janji Perbaiki Sistem Layanan

Baca: 50 Peluru Dibawa Sniper Runduk Kopassus, Siapa Sangka 49 Peluru untuk Musuh, 1 untuk Diri Sendiri

"Penumpang sendiri sebanyak 78.503 penumpang dan hari ini paling tinggi untuk arus mudik H plus 6 diangka 4.849 penumpang. Dan, arus balik puncaknya di H plus 3 sebanyak 5.253 penumpang, karena bertepatan di tanggal 9 Juni 2019," ungkap Yogi P. Wandi, EGM Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (14/6/2019).

Untuk penerbangan tujuan Jambi-Bungo-Kerinci kata Yogi, dari segi frekuensi masih sama yakni sehari satu kali. Tetapi kata dia, tingkat keterisian penumpang selama libur lebaran kali ini mengalami peningkatan sekitar 80 persen.

Yogi juga menambahkan, tidak ada ekstra flight dari maskapai.

"Untuk ekstra flight tidak ada," katanya.

Baca: Dikira Dapat Prank, Wanita Ini Masukan Orang Gila ke Dalam Rumah, Baim Wong Asli Langsung Bereaksi!

Baca: Polda Jambi Tindak Tegas Pelaku Ilegal Drilling, Cari Solusi Bersama Instansi Terkait

Baca: Nama SBY Disebut oleh Tim Kuasa Hukum 02 di Sidang Perdana MK, Pernyataan Ini Dipakai Jadi Bukti

Yogi mengatakan, sebagai operator bandara yang tugasnya memberikan pelayanan baik dari segi pelayanan, keselamatan, dan keamanan tidak begitu berpengaruh, karena ada atau tidak adanya pesawat, pihaknya bekerja tetap bekerja normal sesuai dengan prosedur.

Banyaknya masyarakat yang memilih jalur darat dikatakannya kemungkinan ada pengaruh pada angkutan udara.

"Para pemudik beberapa yang melakukan perubahan pola mudik, dari menggunakan transportasi udara ke transportasi darat atau laut," tuturnya.

Baca: Siap-siap, Pemprov Jambi akan Rekrut CPNS Tahun Ini, Diperkirakan Kuotanya Sama dengan Tahun Lalu

Baca: Berbeda Dengan Prabowo-Sandi, Amien Rais Minta Masyarakat Datangi MK Saat Sidang Gugatan Pilpres

Baca: Abel Aprilia, Bocah 8 Tahun asal Tebo, yang Divonis Tumor Mulut, Butuh Dana untuk Operasi

Selama menjalankan tugas dan memberikan pelayanan ia mengatakan tidak ada kendala yang signifikan. Hal tersebut karena pihaknya didukung oleh seluruh stakeholder terkait.

"Baik mitra kerja maupun mitra usaha seperti Airnav, TNI, Polri, KKP, Karantina dan teman teman Airlines tidak ada kendala yang signifikan jadi masih normal normal saja," jelasnya. 

Lonjakan Pemudik di Bandara Sultah Thaha Jambi, H+3, Capai 5.253 Penumpang (Fitri Amalia/Tribun Jambi)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved