Adegan Intim Video Syur Botol Deodorant Bikin Geger, 3 Video Panas yang Pernah Hebohkan Kerinci!

Pada Kamis (13/6) malam, warganet di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, Provinsi Jambi, heboh dengan status Facebook yang menggunakan kata "R*xona Hi

Adegan Intim Video Syur Botol Deodorant Bikin Geger, 3 Video Panas yang Pernah Hebohkan Kerinci!
IST
Ilustrasi Mesum 

Seorang wanita terlihat dalam posisi memuaskan diri menggunakan pengharum ketiak. Kemarin, video panas berdurasi 41 detik itu viral di Kerinci.

TRIBUNJAMBI.COM- Pada Kamis (13/6) malam, warganet di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, Provinsi Jambi, heboh dengan status Facebook yang menggunakan kata "R*xona Hijau".

Istilah 'Rexona Hijau' bermunculan di jejaring media sosial, setelah beredarnya Video Syur Rexona.

Dalam  Video Syur Rexona berdurasi 41 detik itu, terlihat seorang wanita sedang melakukan adegan intim menggunakan botol bekas pengharum ketiak.

"Kasiat rexona hijau emang lebih luar biasa
#VIRALSAATINI," tulis seorang netizen di Facebook, Kamis (13/6).

Sebelumnya juga heboh video syur di Kerinci seperti video Masang Kalung, Makan Es Krim dan beberapa video asusila lainnya.

Baca Juga

 Sang Ibu Kaget saat Periksa Isi Chat WA Jessica, Kalimat dan Foto Syur Bagian Bawah Mengejutkan

 Mengapa Anies Baswedan Tak Bongkar Bangunan di Pulau Reklamasi? Akhirnya Terungkap Tujuannya

 Bisnis Besar Milik Habil Marati, Politikus PPP Disebut-sebut jadi Donatur Eksekutor 4 Pejabat Negara

 Mahfud MD Meyakini Gugatan Hasil Pilpres akan Dapat Diterima, Ini Analisis Mantan Ketua MK

 Nasib Maruf Amin Bila Gugatan Tim Hukum 02 Dikabulkan, Terungkap Fakta-fakta yang Dilakukan KPU

 Sang Ibu Kaget saat Periksa Isi Chat WA Jessica, Kalimat dan Foto Syur Bagian Bawah Mengejutkan

Sampai saat berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa identitas perempuan di dalam video asusila itu.

Diduga, video ini sengaja dibuat pelaku, untuk dikirimkan kepada pasangannya.

Pengamat sosial di Kerinci, Rudi Hartono, mengatakan fenomena yang terjadi di Kerinci ini menunjukkan terjadinya kerusakan karakter generasi muda.

"Kita sedang mengalami krisis karakter. Anak-anak muda saat ini, sudah tidak malu lagi melakukan perbuatan asusila," terangnya.

Alumni Pascasarjana Pendidikan Karakter IAIN Kerinci ini mengharapkan adanya peran pemerintah, kaum adat dan elemen masyarakat, untuk memberantas masalah asusila.

Halaman
1234
Penulis: heri prihartono
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved