Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Meledak, Warga Sekayu Sumatera Selatan Dikabarkan Tewas
Sumur minyak ilegal di kawasan Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari meledak, Rabu (12/6) sore. Satu orang pekerja dikabarkan tewas.
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Teguh Suprayitno
Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Kembali Meledak, Satu Orang Dikabarkan Tewas Saat Tengah Memuat Minyak
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sumur minyak ilegal di kawasan Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari meledak, Rabu (12/6) sore. Satu orang pekerja dikabarkan tewas.
Belum diketahui identitas korban, hanya saja dari informasi yang didapat Tribunjambi.com dari salah satu pekerja minyak ilegal, korban merupakan warga Kabupaten Sekayu, Provinsi Sumatera Selatan.
"Sumur yang meledak itu di wilayah kerja pertamina (WKP). Satu orang meninggal karena mesin yang digunakan over. Saat itu posisinya sedang muat minyak," ujarnya.
Sementara, Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batanghari, Parlaungan membenarkan peristiwa itu.
"Informasi yang saya terima benar memang ada sumur meledak. Tapi belum tahu apakah ada korban atau tidak," ujarnya.
Baca: Pejabat DLH Batanghari Disebut Punya Sumur Minyak Ilegal, Parlaungan: Itu Tidak Mungkin
Baca: Terpantau CCTV, Mobil Pejabat DLH Batanghari Keluar-Masuk Lokasi Illegal Drilling
Baca: Mobnas Kabid Tahura DLH Batanghari yang Keluar Masuk Lokasi Illegal Drilling, Resmi Ditarik
Baca: September 2020 Pilkada Serentak, 5 Daerah di Jambi Pilih Kepala Daerah Baru
Baca: Habiskan Anggaran Rp 3,5 Miliar, Keindahan Tugu Keris Siginjai Mulai Pudar
Dari informasi yang didapat, sumur tersebut milik Tohir. Dan salah satu pekerjanya yang berada di lokasi bernama Teguh.
"Kalau memang ada korban, coba dicek ke rumah sakit," ujarnya.