PEMBUKTIAN yang Kuat Bisa Menangkan Prabowo di MK, Refly: Sekalipun MK Dianggap Tak Netral

TRIBUNJAMBI.COM - Celah pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk memenangkan

PEMBUKTIAN yang Kuat Bisa Menangkan Prabowo di MK, Refly: Sekalipun MK Dianggap Tak Netral
Pengamat hukum tata negara, Refly Harun 

TRIBUNJAMBI.COM - Celah pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi, tetap ada.

Hal ini dikemukakan oleh Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. Dilansir oleh tayangan tvOneNews, Refly mengatakan ada sejumlah dalil yang harus dibuktikan oleh tim kuasa hukum Prabowo-Sandi di MK, Jumat (7/6/2019).

"Yang harus dikonsentrasikan dulu bagaimana membuktikan semua dalil," kata Refly Harun.

Menurutnya, jika pembuktikan dari kuasa hukum Prabowo-Sandi kuat, maka kecil kemungkinan Hakim MK (Mahkamah Konstitusi) tak mengabulkan permohonan tersebut.

Baca: Detik-detik Via Vallen Jawab Ngegas Saat Lebaran Kerumah Keluarga, Ditanya Keluarga Kapan Nikah

Walaupun MK dianggap tidak netral sekalipun, bisa saja pembuktian yang kuat akan tetap memenangkan Prabowo-Sandi.

"Perkara kemudian soal hakim MK itu adalah soal yang belakangan, kenapa? Ya karena kalau pembuktiannya tidak kuat maka tidak mungkin akan dikabulkan," ujar Refly Harun.

"Tapi kalau pembuktiannya kuat saya kira walaupun Hakim MK dianggap tidak netral misalnya, saya kira mereka juga akan susah keluar dari putusan yang tidak mengabulkan kalau pembuktiannya kuat."

Baca: Air Mata Megawati Menetes saat Ceritakan Bagaimana Kehidupan Soekarno di Akhir-akhir Umurnya

Diketahui, tim Prabowo-Sandi telah mengajukan sengketa hasil pilpres ke MK, 3 hari setelah ketetapan pemenang pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dilansir oleh Tribunnews, Prabowo-Sandi menggugat hasil Pilpres 2019 setelah kalah dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menurut hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved