Pemkab Sarolangun Akan Lelang Kendaraan Dinas Usai Lebaran, Mobil Rusak Ikut Dilelang

Lelang kendaraan dinas Pemkab Sarolangun direncanakan akan dilakukan sesudah lebaran Idul Fitri

Pemkab Sarolangun Akan Lelang Kendaraan Dinas Usai Lebaran, Mobil Rusak Ikut Dilelang
tribunjambi/zulkifli
Kendaraan dinas di lingkup Pemprov Jambi, akan dilelang 

Pemkab Sarolangun Akan Lelang Kendaraan Dinas Usai Lebaran, Mobil Rusak Ikut Dilelang

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Lelang kendaraan dinas Pemkab Sarolangun direncanakan akan dilakukan sesudah lebaran Idul Fitri tahun 2019 ini. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sarolangun sudah melakukan beberapa tahapan.

Kepala BPKAD Emalia Sari, mengatakan bahwa setidaknya ada 38 unit kendaraan dinas, terdiri dari 29 Kendaraan roda empat (mobil) dan 9 kendaraan roda dua (sepeda motor) yang sudah dinilai oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jambi.

"Tahapan pelelangan penilaian dulu, kendaraan yang mau dilelang sudah dinilai oleh KPKNL dan kabid aset sudah berkoordinasi dengan KPKNL. Mungkin jadwalnya di Sarolangun setelah lebaran," katanya.

Hanya saja, kata Emalia Sari saat ini pihaknya terkendala pengumpulan kendaraan dinas yang mau dilelang, sebab masih banyak yang berada di luar dari BPKAD Sarolangun atau belum terkumpul di bidang aset.

"Kendala kita barang yang mau dilelang belum terkumpul, masih ada di luar. Jadi kita masih kumpulkan kendaraan yang mau dilelang, di BPKAD," katanya.

Baca: Bupati Haris Minta Masyarakat Merangin Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi Aksi Demonstrasi di Jakarta

Baca: Baznas Kota Jambi Targetkan Penerimaan Zakat Tahun Ini Tembus Rp 6 Miliar

Baca: Tak Punya Solusi, Dishub Tanjab Timur Kesulitan Tertibkan PO Ilegal

Baca: VIDEO TERKINI, Pasca Kerusuhan Aktivitas Perkantoran dan Pertokoan di Thamrin dan Tanah Abang Lumpuh

Baca: Sidang Gugatan Tarif PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, YLKI Datangkan Mantan Kepala PDAM Bungo Jadi Ahli

Lelang kendaraan dinas akan dibuka secara online. Jadi masyarakat yang dari luar daerah Kabupaten Sarolangun juga bisa ikut lelang.

"Pembukaan lelang di aula kita, sistim pelelangannya online, jadi yang bersangkutan menawar barang, terus dibayar panjar, melalui transfer, kalau tidak menang uang panjarnya dikembalikan. Kita cuma menyelenggarakan, ini lelang terbuka, jadi masyarakat di luar Sarolangun juga bisa ikut, karena ini dilakukan secara online," katanya.

Sementara itu, Kabid Aset, Idham Kholik, mengatakan pihaknya sudah berkoodinasi dengan KPKNL terkait lelang kendaraan dinas.

Saat ini, pihaknya berupaya mengumpulkan kendaraan yang mau dilelang. Salah satu contoh dengan menjemput kendaraan dinas dari Jambi, Mobnas pimpinan DPRD Sarolangun.

"Kita mengumpulkan seluruh barang, setelah kita nilai. Karena masih ada di bengkel. Mobil ketua DPRD itu sudah berapa tahun di bengkel Jambi, dari pihak inikan tidak dicek. Mobil itu ternyata memang diperintah saat itu dibongkar, dicek apa saja kerusakan mesin. Setelah dibongkar, lalu dihitung apa saja yang rusak, lalu diberitahu kepada yang bersangkutan tapi tidak ada respon," katanya.

"Waktu kita ngambil barang itu ado, kita ambil hasil akhirnya, jadi malah kena biaya karena mengangkat barang itu. Setelah terbongkar, kita minta pasang semua itu. Fakta dari SKPD, barang yang sudah lama di bengkel, kita cek dari pada terbengkalai, maka dilelang," kata dia menambahkan.

Meskipun ada yang dalam keadaan rusak parah, kendaraan dinas tetap dilakulan pelelangan. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada yang berminat.

"Karena kelamaan di bengkel, tidak di urus oleh SKPD. Kelayakannya, kita cubo tawarkan setelah dinilai. Kalau peminat tidak ada, kita cubo lagi di lelang berikutnya. Harga limit lelang terbuka inikan rendah," katanya.

Baca: Anggaran Terbatas, Honorer di Bungo Dipastikan Tak Dapat THR

Baca: Belasan PO Travel di Tanjab Timur Diduga Ilegal, Dishub Akui Hanya Satu PO yang Ajukan Izin

Baca: VIDEO 22 MEI TERKINI: Hingga Siang, Situasi Tanah Abang Belum Kondusif

Baca: TSA Jambi Gagas Bangun Kampung Literasi Bantu Anak-anak di Legok Baca Tulis

Baca: VIDEO: Detik-detik Aksi 21 Mei di Depan Kantor Bawaslu Memanas, Polisi Minta Massa Bubarkan Diri

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved