Buronan Netizen Dunia Ternyata Pelajar Tangerang, dari Mexico Imingi Ribuan Dollar, Nasibnya Kini

Kasus ini sampai-sampai menjadi perbincangan beberapa media Internasional karena disebut menimbulkan dampak yang luar biasa.

Buronan Netizen Dunia Ternyata Pelajar Tangerang, dari Mexico Imingi Ribuan Dollar, Nasibnya Kini
Tangkap layar Facebook
MS dan logo IReC yang diduga penyebab kehebohan Tangkap layar Facebook 

Hal ini sontak memberikan kemarahan bagi para member dan beberapa netizen yang senang dengan konten di grup meme tersebut.

Dikutip dari situs Know Your Meme, para netizen yang marah diketahui berhasil menemukan dalang di balik penghapusan grup tersebut.

Tak hanya nama, salah satu netizen dari Indonesia bahkan sampai berhasil membongkar keseluruhan identitas sang pelapor.

Pria Ini Hajar Istrinya Setiap dapat Like di Facebook hingga Alami Kerusakan Wajah, Alasannya Sepele

Klasemen Sementara Liga 1 2019 Setelah Laga Persib Bandung vs Persipura Jayapura, Posisi Puncak

TERBARU Cara Menyadap Chat Whatsapp Pasangan tanpa Aplikasi, hanya Gunakan Browser di HP, Mudah

Admin IReC tersebut diketahui berasal dari Tangerang berinisial MS dan masih berusia 18 tahun.

Dipantau Grid.ID dari beberapa grup Facebook, data pribadi MS kemudian disebar-luaskan habis-habisan dan dirinya dibully secara virtual hanya gara-gara perbuatannya melaporkan sebuah grup meme.

Alasan para netizen ini marah ternyata tidak sembarangan.

Gara-gara aksi nekat MS, grup meme kecil serupa ramai-ramai memutuskan untuk mengubah setingnya ke privasi atau rahasia dan mengeluarkan beberapa profil yang ketahuan berasal dari Indoneisa.

Terjemahan: Seseorang tolong beritahu aku apa yang sedang terjadi di grup-grup ini (banyak grup mulai mengubah status mereka)

Terjemahan: Seseorang tolong beritahu aku apa yang sedang terjadi di grup-grup ini (banyak grup mulai mengubah status mereka)

Tak hanya grup konten meme, di beberapa grup lain dengan konten pendidikan maupun grup untuk para pekerja lepas juga melakukan hal yang sama.

Beberapa netizen Indonesia mengaku kalau dirinya sampai kehilangan pekerjaan mereka sebagai pekerja lepas gara-gara dikeluarkan dari grup-grup tersebut.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved