Sejarah Indonesia

Lengsernya 3 Presiden Indonesia Ternyata Setelah dari Mesir, Mitos? Gus Dur Pernah Diingatkan Kiai

Soekarno, Soeharto dan KH Abdulrahman Wahid atau Gus Dur ternyata memiliki kesamaan saat mereka lengser dari jabatan Presiden

Lengsernya 3 Presiden Indonesia Ternyata Setelah dari Mesir, Mitos? Gus Dur Pernah Diingatkan Kiai
Kolase/Kompas/colokjp.org
Tiga Presiden Indonesia yang lengser setelah kunjungan ke Mesir 

Mitos, Lengsernya 3 Presiden Indonesia Ternyata Sama-sama Setelah dari Mesir, Gus Dur Pernah Diperingatkan Kiai

TRIBUNJAMBI.COM - Soekarno, Soeharto dan KH Abdulrahman Wahid atau Gus Dur ternyata memiliki kesamaan saat mereka lengser dari jabatan Presiden.

Ketiganya ternyata memiliki kesamaan saat akan lengser dari jabatannya sebagai Presiden, keduanya sama-sama setelah kunjungi Mesir.

Soeharto yang menjabat sebagai Presiden RI selama 32 tahun akhirnya lengser keprabon pada tanggal 21 Mei 1998 setelah rangkaian unjuk rasa mahasiswa dan gerakan reformasi di berbagai daerah.

Sementara Gus Dur lengser keprabon setelah mengeluarkan dekret Presiden untuk membubarkan MPR/DPR.

Presiden Soekarno juga mengalami hal yang sama, Dia turun tahta setelah kunjungannya ke Mesir.

BACA

GUS Dur Pernah Tolak SBY Jadi KSAD, Ada Pihak Tertentu Jadi Sebab, Sampai Keluarga pun Sedih

TRAGIS! Uang Gambar Soeharto Tak Laku Pedagang Takut Sial, Yang Terjadi Saat Soeharto Terjengkang

Kisah Soekarno Setelah Dijatuhkan Soeharto, Sarapan Minta Nasi Pakai Kecap pun Tak Ada

Soekarno sendiri dikenal sebagai Presiden yang sering berkunjung ke negeri Piramida tersebut.

Menurut buku 'Potret Hubungan Indonesia-Mesir' (2009), Bung Karno melawat ke Mesir sebanyak enam kali, yaitu tahun 1955, 1958, 1960, 1961, 1964, dan 1965. Tak lama setelah pulang dari Mesir, Soekarno pun lengser.

Presiden Soekarno
Presiden Soekarno ((Dok. Kompas/Song))

Sementara detik-detik terjungkalnya Soeharto dipicu krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998 yang berbuntut panjang.

Mahasiswa sebagai "agent of change" tak terima dengan kondisi itu dan melakukan aksi demonstrasi menuntut perubahan kepemimpinan nasional.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved