AS vs Iran
Iran Klaim Kemenangan Mutlak: AS-Israel Bertekuk Lutut Setelah 40 Hari Perang
Iran menyebut alasan melunaknya sikap Trump adalah kehancuran signifikan pada fasilitas militer AS di berbagai negara Arab akibat serangan Iran.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Perang Timur Tengah
- Iran nyatakan kemenangan atas AS-Israel di hari ke-40 perang (8/4/2026).
- Klaim Teheran: AS terima proposal 10 poin termasuk hak pengayaan uranium.
- Militer Iran sebut mesin perang Amerika di kawasan hampir hancur total.
- Trump tangguhkan serangan 2 minggu dan sebut usulan Iran "dasar yang layak".
- Negosiasi lanjutan dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan (10 April).
TRIBUNJAMBI.COM - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran secara resmi mendeklarasikan kemenangan besar atas Amerika Serikat dan Israel tepat di hari ke-40 konflik bersenjata, Rabu (8/4/2026).
Pernyataan ini muncul sebagai respons provokatif setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membatalkan ancaman "kiamat" militer dan memilih melakukan gencatan senjata sementara selama dua minggu.
Teheran mengeklaim bahwa mundurnya Trump dari rencana pengeboman besar-besaran adalah bukti bahwa AS telah menerima "pada prinsipnya" rencana penyelesaian 10 poin yang diajukan Iran.
Proposal ini mencakup tuntutan radikal yang selama ini menjadi garis merah bagi Washington.
"Iran meraih kemenangan besar dan memaksa Amerika yang kriminal untuk menerima rencana 10 poinnya, di mana AS berkomitmen untuk tidak melakukan agresi, menerima pengayaan uranium, pencabutan semua sanksi, hingga penarikan pasukan tempur dari kawasan," tulis pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Daftar 10 Poin Proposal Iran (Klausul Utama):
Adapun rincian proposal 10 poin Iran seperti dikutip Tasnim News adalah sebagai berikut:
1- Pada prinsipnya, AS harus berkomitmen untuk menjamin non-agresi.
2. Kontrol Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz
3. Hak pengayaan uranium Iran harus diterima.
4- Pencabutan semua sanksi utama.
5- Pencabutan semua sanksi sekunder.
6- Pengakhiran semua resolusi Dewan Keamanan PBB.
Baca juga: Drama Ultimatum: Trump Batalkan Gempuran, Iran Klaim Kemenangan Bersejarah
Baca juga: Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Pemerintah Belum Naikkan Harga BBM
7- Pembatalan semua resolusi Dewan Gubernur IAEA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260408-Kolase-foto-Donald-Trump-Mojtaba-Khamenei-berlatar-bendera-AS-dan-Iran.jpg)