Pilpres 2019

Sindiran Keras Mafud MD ke Prabowo, Tak percaya KPU dan MK: Jangan Kira MK Itu Main-Main, Buktikan!

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD memberikan sikapnya terhadap penolakan Parabowo Subianto. Tak hanya itu, ia juga menyindir soal

Sindiran Keras Mafud MD ke Prabowo, Tak percaya KPU dan MK: Jangan Kira MK Itu Main-Main, Buktikan!
Kolase
Sindiran Keras Mafud MD ke Prabowo, Tak percaya KPU dan MK: Jangan Kira MK Itu Main-Main, Buktikan! 

Pasalnya, tetap saja nanti pada akhirnya KPU akan tetap mengesahkan pemilu di tanggal 22 Mei 2019.

Namun, akan ada tahap-tahap jika menolak hasil pemilu terkait adanya kecurangan, maka bisa diadukan ke KPU kemudian ke Mahkamah Konstitusi.

Prof Mahfud MD tanggapi pernyataan Prabowo Subianto dan BPN terkait ketidakpercayaan kepada MK (Youtube official iNews)

"Kalau dalam konteks hukum tidak apa-apa, artinya kalau dia menolak hasil rekapitulasi, tolak menandatangani padahal sudah sidang secara sah, tetap tidak mau menerima, secara hukum ya pemilu selesai. KPU bisa mengesahkan hasil pemilu 22 Mei,"

Tanggal 22-25 Mei kalau tidak menggugat ke MK, maka secara hukum secara yuridis sudah selesai tidak masalah. kalau secara politik ada problem orang merasa tidak terima terhadap hasil pemilu.

tapi tidak mau tunjukkan bukti-buktinya, tidak mau adu data itu tidak fair juga ya. seharusnya kalau tidak mau atau tidak menerima kecurangannya di mana ya tunjukkan saja lalu aadu data di KPU. kalau tidak puas di KPU ya adukan di MK," tutur Mahfud MD, dilansir TribunnewsBogor.com, dari Inews TV, Rabu (15/5/2019).

Lantas, Mahfud MD menjelaskan bahwa saat menjadi ketua MK, dirinya sering menangani masalah-masalah seperti mengubah suara.

Asalkan sang penggugat tersebut bisa membuktikan adanya kecurangan-kecurangan tersebut.

"Ya di MK itu bisa mengubah suara. Saya waktu jadi ketua MK seringkali mengubah hasil suara anggota DPR, Gubernur, bupati, bisa ubah bisa susunan rangkingnya berubah, asal bisa membuktikan," tegas Mahfud MD.

"Yang penting kebenaran materiil nya bisa dibuktikan di persidangan. Fair lah dalam berdemokrasi," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved